Rabu, 20 Juni 2018

Murder in Mesopotamia - Agatha Christie



- Ketika Mengabaikan Khayalan -


Judul buku: Murder in Mesopotamia 
Judul terjemahan: Pembunuhan di Mesopotamia 
Penulis: Agatha Christie 
Alih bahasa: Lanny Rajoe
Sampul: Staven Andersen 
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: 8, Mei 2017
Jumlah halaman: 336
ISBN: 9786020339443


"Itu menunjukkan betapa orang-orang zaman dulu juga memghargai barang-barang mereka—sama seperti orang-orang zaman sekarang."

Dr. Leidner dan beberapa orang lainnya mengadakan penggalian suatu situs di Irak. Sayangnya, istri Dr. Leidner, Louise, mengalami halusinasi parah.  Dr. Leidner pun memperkerjakan seorang perawat, Amy Leatheran, untuk menjaga istrinya. 

Belum lama perawat tersebut bekerja, Louise ditemukan tewas di kamarnya. Hercule Poirot pun harus memahami khayalan-khayalan wanita tersebut. 

"Sungguh mengherankan bagaimana anak-anak terus mengingat suatu peristiwa yang mengguncangkan.

* * *

Buku ini disampaikan dari sudut pandang Amy Leatheran, seolah perawat tersebut sedang menulis buku. Di bagian awal, dia mengaku tidak begitu pandai menulis.

Aku tidak tahu hal tersebut berpengaruh atau tidak terhadap gaya penulisan real buku ini. Tapi, aku merasa bagian awal buku ini memang membuat mengantuk. Hal ini seolah menunjukkan seseorang yang sedang belajar menulislah yang membuat cerita tersebut. 

Walaupun begitu, semakin ke tengah cerita, tulisan semakin rapi. Hal ini seolah seseorang yang sedang belajar menulis mengalami perkembangan. Tulisan pun semakin menarik seiring konflik yang semakin menanjak. 


Bagian akhir cukup mengejutkanku. Pelakunya mungkin tertebak, tapi motif dan alurnya tidak. Heran sekali membayangkan seseorang bisa sangat jahat, tapi pemicunya adalah hal yang baik. Buku ini semacam pengingat untuk sangat sangat sangat berhati-hati terhadap orang lain. 

Secara keseluruhan, buku ini menjadi salah satu buku yang menunjukkan Agatha Christie mempunyai beragam gaya bercerita. 

Rating:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar