Minggu, 10 Juni 2018

Assassination Classroom Vol. 1 - Yusei Matsui



- Guru Terbaik dan Terkejam -


Judul buku: Assassination Classroom Vol. 1
Penulis: Yusei Matsui
Alih bahasa: Martina Rosmawati
Editor: Nina Siti Aminingsih
Desain sampul: Henrikus Ariyanto
Penerbit: Elex Media Komputindo
Cetakan: 1, 2015
ISBN: 9786020259857



Begitu aba-aba terdengar, mendadak seisi kelas dipenuhi suara tembakan!! Inilah kelas 3-E SMP Kunigigaoka, kelas pembunuh, di mana seluruh muridnya berlomba-lomba merenggut nyawa wali kelas mereka. Kehidupan yang jauh dari normal ketika "guru dan murid" berubah menjadi "sasaran dan pembunuh" pun dimulai...

* * *

Assasination Classroom adalah salah satu komik dan anime yang cukup sering kudengar gaungnya. Awalnya, aku ingin membaca atau menontonnya, tapi sebatas "ingin". Lalu, ketika aku mendapatkan Assasination Classroom Vol. 2 dari bonus pembuatan kartu Gramedia, aku rasa itulah kesempatan untuk mencoba komik baru ini. Jadi, aku pun mencari jilib pertamanya. 

Semula, kupikir buku ini akan beratmosfer suram atau gelap. Kelas pembunuhan. Guru yang ingin menghancurkan bumi. Terbayang gelapnya, 'kan? Itulah salah satu alasan aku sekadar ingin tahu, tanpa berusaha mencari tahu yang sesungguhnya. Aku bukan penggemar cerita gelap. 

Ketika membaca jilid pertama ini, aku langsung menarik kata-kataku. Komik ini tidak seperti yang kupikirkan. 

Komik ini memang terkadang menunjukkan aura gelap. Tapi, komik ini pun menunjukkan sesuatu yang positif. Pak Koro, sang target pembunuhan sekaligus calon penghancur bumi, adalah sosok guru yang pantas menyandang status guru teladan. Pak Koro pun sering menunjukkan sifat-sifat aneh dan lucu. 


Kelas 3-E adalah kelas buangan. Kelas anak-anak bermasalah. Kelas anak-anak dengan prestasi buruk. Kehadiran guru seperti Pak Koro membangun kembali harapan mereka. 

Hubungan guru dan murid adalah salah satu hubungan yang indah. Dan, komik ini menunjukkan hal tersebut. Buku ini membuatku bertanya-tanya kenapa sosok guru seperti itu harus berbahaya bagi keselamatan bumi? 

Buku ini adalah awal yang baik untuk suatu seri. Sudah banyak kesan yang didapatkan dengan hanya baru membaca satu buku saja. Tentunya, hal itu menjadikan rasa penasaran terhadap lanjutan cerita bertambah. 

Hari ini pun suara bel pertanda pelajaran dimulai terdengar di kelas 3-E. Kelas pembunuhan di SMP Kunigigaoka. 

Rating:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar