Rabu, 19 September 2018

Follow Me Back - A.V Geiger

Judul buku: Follow Me Back
Penulis: A.V Geiger
Penerjemah: Lisa Mahardika
Penyunting: Hisni Munafarifana
Penyelaras aksara: Titish A.K.
Desain sampul: sukutangan
Penata sampul: @teguhra
Penerbit: Penerbit Spring
Jumlah halaman: 240
Cetakan: 1, Mei 2018
ISBN: 9786026682208


"Aku harus mengubah hal-hal tertentu untuk melindungi diriku, tapi perasaanku sungguhan."

Tessa Hart tidak pernah keluar kamarnya sejak musim panas. Suatu kegiatan musim panas telah membuatnya mengidap agrofobia. Tessa bahkan tidak mau tirai jendela kamarnya terbuka. Dunianya tertutup. Satu-satunya pelarian Tessa adalah memasuki dunia fandom online seorang penyanyi yang sedang naik daun: Eric Thorn. Penyanyi tersebut kerap menyapa para penggemarnya melalui Twitter. 

Di sisi lain, sebenarnya, Eric Thorn merasa terganggu dengan para penggemarnya. Apa lagi, ketika seorang penyanyi lainnya dibunuh oleh penggemar, Eric merasa harus berbuat sesuatu. Sayangnya, label rekaman tidak menganganggap kecemasan Eric sebagai sesuatu yang harus dipertimbangkan. Akhirnya, Eric pun menyusun rencana sendiri.

Salah satu rencananya adalah menjatuhkan citra Eric Thorn melalui seorang penggemar di Twitter: @TessaHeartEric. Namun, Eric mendapati Tessa bukan seorang penggemar biasa. Tessa bukan sekadar tertarik pada Eric Thorn berkat nyanyian cowok itu, melainkan sesuatu yang lain. Ketika hubungan mereka semakin dekat, mereka tidak menyadari bahwa hubungan mereka seperti suatu perjudian.

* * * 

Semula, aku menyangka sebagian besar buku ini akan menceritakan kisah cinta Tessa dan Eric. Entah itu perjalanan menuju kata "cinta" ataupun segala ujian terhadap keyakinan cinta mereka. Yap, aku mengira buku ini adalah buku romance. Dengan bumbu misteri untuk membangun ketegangan.

Kenyataannya, buku ini adalah buku thriller. Tentu saja ada cerita cinta, tetapi cerita thriller lebih dominan. Apa lagi, buku ini dipenuhi hal-hal beraroma psikologi. Perpaduan yang cukup mengaduk-aduk pikiran.

Walaupun thriller umumnya identik dengan ketegangan, buku ini jusrtu tampak ingin menyampaikan sesuatu yang lain. Sesuatu yang penting, yang belakangan ini semakin sering dibahas di media sosial seiring meningkatnya berita kasus bunuh diri: kesehatan mental. Buku ini seolah mengajak pembaca untuk lebih membuka mata memahami pentingnya kesehatan mental. Perilaku yang salah dalam menanggapi gangguan mental bukan hanya akan berdampak terganggunya rutinas pengidapnya, melainkan juga dapat menyebabkan kematian ataupun mengganggu kehidupan orang lain.

Melalui beberapa tokoh dalam buku ini, pembaca dibuat menyadari bahwa terkadang kita menganggap sepele masalah orang lain. Bahkan, ketika gangguan yang ditimbulkan sudah cukup besar, seperti yang dialami Tessa-sangat takut menginjakkan kaki di luar kamarnya, terkadang orang-orang masih menganggapnya sekadar membesar-besarkan masalah.

Bersama Tessa dan Eric, penulis memberikan pemahaman untuk mendalami pikiran seseorang yang mengalami masalah kesehatan mental, terutama gangguan kecemasan. Pembaca pun diajak mengenal istilah-istilah psikologi yang mungkin sering dialami sebagian besar orang dalam kehidupan sehari-hari. Tidak lupa, penulis pun menyelipkan sisi perubahan tokoh dalam memerangi gangguan kecemasan.

Melalui buku bergenre thriller ini, pembaca seolah diingatkan untuk tidak menyepelekan gangguan mental ataupun sekadarkan menganggap remeh masalah orang lain. Pembaca diajak memahami dampak-dampak tidak terduga dari gangguan mental. Di sisi lain, ketegangan yang disampaikan buku ini, aku rasa, cukup untuk kategori buku young adult, tidak kurang dan tidak berlebihan.

Bagian awal buku ini membuat pembaca mencecap perasaan terkukung. Lalu, penulis menggiring pembaca terhadap suatu pemikiran mengenai puncak masalah. Begitu memasuki lembar-lembar terakhir, rasanya sulit untuk bersabar menunggu buku selanjutnya.

Secara keseluruhan, dengan bumbu cerita yang menegangkan, penulis berhasil membawa kesehatan mental menjadi sesuatu yang wajib dipahami.

Rating:






Jumat, 31 Agustus 2018

Crooked House - Agatha Christie



- Akal yang Bobrok -


Judul buku: Crooked House
Judul terjemahan: Buku Catatan Josephine
Penulis: Agatha Christie 
Alih bahasa: Mareta
Sampul: Staven Andersen
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: 11, Juli 2017
Jumlah halaman: 272
ISBN: 9789792244304


"Hanya membantu orang lain agar tidak menderita."

Kakek keluarga Leonides, Aristide, sangat suka kalau seluruh keluarga berkumpul. Karena itu, anak-anak dan cucu-cucunya tinggal di rumah besar yang tampak bobrok milik sang kakek. Semua tampak bahagia. Aristide selalu memberikan materi berlimpah kepada mereka.

Kamis, 26 Juli 2018

Buku yang Menjadi Permulaan Langkah Baru




Setiap pembaca hampir pasti mempunyai buku yang mengubah hidup mereka. Makna "mengubah hidup" tentu saja berbeda bagi setiap orang. Apa pun, aku harap merupakan perubahan ke arah yang lebih baik.

Senin, 25 Juni 2018

Press Play! - Veronica Latifiane



- Beranjak dan Berdamai -


Judul buku: Press Play!
Penulis: Veronica Latifiane
Editor: Septi Ws
Desainer kover: Teguh
Ilustrator isi: Cynthia
Penata isi: Tim Desain Broccoli
Penerbit: Grasindo
Cetakan: 1, Februari 2016
Jumlah halaman: 232
ISBN: 9786023753383


"Notes move on pertama: jangan pernah memelihara rasa takut."

Salma adalah seorang Youtuber dengan channel yang membahas cinta. Dia kerap menerima curhat dari para penontonnya.

Rabu, 20 Juni 2018

Assasination Classroom Vol. 2 - Yusei Matsui



- Antagonis Sesungguhnya -


Judul buku: Assasination Classroom Vol. 2
Penulis: Yusei Matsui
Alih bahasa: Martina Rosmawati
Editor: Nina Siti Aminingsih
Desain sampul: Henrikus Ariyanto
Penerbit: Elex Media Komputindo
Cetakan: 1, 2015
ISBN: 9786020264448


Wanita asing yang cantik muncul di kelas E. Dan memperkenalkan diri sebagai guru baru! Wanita itu ternyata adalah pembunuh profesional yang mendekati targetnya dengan rayuan dan kecantikannya yang luar biasa! Tentu saja saat ini dia sudah siap melaksanakan rencananya untuk membunuh Pak Koro!