Sabtu, 16 Desember 2017

Tuti and Friends Daily Strip - RM. Fajar



- Nostalgia Bersama Kepolosan -


Judul buku: Tuti and Friends Daily Strip
Komikus: RM. Fajar
Penata letak: Bayu N. L.
Penyunting: Yahya M.
Desainer Sampul: RM. Fajar
Penyelaras desain sampul: Raden Monica
Penerbit: PT. Bukune Kreatif Cipta bekerja sama dengan PT. Pionir Cipta Indonesia
Jumlah halaman: 128
Cetakan: 1, 2017
ISBN: 9786022202196


Tuti, bocah sikat gigi yang tumbuh di media sosial, kini hadir dalam versi cetaknya! Keseharian Tuti dengan tingkahnya yang polos dan konyol serta teman-temannya yang tak kalah aneh akan membuat kalian merasa gemas dan senyum-senyum sendiri.

* * *

Sudah sejak lama aku mengikuti komik Tuti di akun Twitter @TutiAndFriends. Tuti juga hadir di Fanpage (dan memang berawal dari Fanpage). Tapi, karena aku jarang mengeksplorasi Facebook, aku hanya mengikuti di Twitter.

Tuti digambarkan sebagai seorang anak yang polos, sangat polos. Walaupun begitu, kepolosannya kadang-kadang juga menular ke orang-orang di sekitarnya, ke penjual jajanan, misalnya. Dia juga mempunyai banyak teman, yang sama ajaibnya sepertinya dirinya.

Komik ini adalah kumpulan komik-komik Tuti yang pernah tayang dari tahun 2012 di media sosial. Sebagian besar halaman berisi satu komik per satu halaman. Ada juga yang berisi dua komik per halaman kalau ceritanya (dulu) menyambung.

Komik fullcolor ini dibagi menjadi beberapa bab. Setiap bab diawali pengenalan tokoh salah satu teman Tuti. Lalu, isi bab tersebut adalah komik-komik yang menampilkan karakter teman Tuti tersebut. Beberapa tokoh masih sering muncul di media sosial sekarang, seperti Mami, Kunti, dan Afika. Beberapa lainnya baru aku ketahui ketika membaca buku ini.

Walaupun tidak runut berdasarkan mana yang lebih dulu tayang di media sosial, aku merasakan perbedaan pada beberapa komik. Cara humornya dan semacamnya. Komik yang sekarang (di media sosial) juga lebih sering menggambarkan kehidupan sehari-hari. Dulu, tampaknya komikus Tuti sering membuat Tuti mengalami petualangan.

Komik Tuti, menurutku, bukan termasuk children book. Mungkin anak usia SD sudah bisa memahami komik ini. Walau begitu, humor Tuti sering kali lebih masuk ke generasi 90'an. Tapi, ya, karena ini komik media sosial, sebelum memutuskan membeli, bisa juga lebih dulu mengintip komik-komik yang tayang di akun Tuti.

Komik ini seolah membuktikan kepada pembaca bahwa komik dengan tokoh anak-anak pun bisa dinikmati orang dewasa. Apa lagi, sifat Tuti memang khas anak-anak. Pikiran-pikiran sederhana terkadang memang bisa menghibur.

Komik Tuti, baik versi cetak maupun media sosial, merupakan komik yang menyenangkan untuk dibaca ketika mumet. Bisa juga saat sekadar menginginkan hiburan. Well, aku menantikan cerita-cerita terbaru Tuti dalam versi apa pun.

Rating:

1 komentar:

  1. wah, ini boleh juga dianjurkan dibaca ama Nawra dan adik2nya ya

    BalasHapus