Selasa, 17 Oktober 2017

Wawancara dengan Pia Devina, Penulis Pinocchio Husband




Halo!

Senang banget bisa menjadi bagian dari Blog Tour Out of Love dan Pinocchio Husband. Keduanya sama-sama menjadi salah satu pemenang lomba menulis yang diadakan Twigora beberapa waktu lalu. Terima kasih kesempatannya.

Nah, aku mendapat bagian untuk Pinocchio Husband. Judul bukunya imut karena memakai salah satu dongeng yang pasti sudah tidak asing. Yaaa, walaupun kalau mendengar judul yang mengandung "Pinocchio", aku langsung kepikiran manusia boneka alias manusia yang gerak-geriknya diatur orang lain atau bisa juga manusia pembohong. Tapi, apakah buku ini seperti itu? Tunggu review aku, yaaa.

Sekarang, aku mau berbagi cuplikan wawancara dengan penulisnya dulu, Kak Pia Devina. Sebelumnya, selamat atas kemenangan dan terbitnya buku ini. Semoga menjadi motivasi untuk karya-karya selanjutnya. ^^

Jadi, inilah wawancara dengan Kak Pia Devina.

1. Apa yang mendasari ide awal buku Pinocchio Husband? 

Hubungan yang nggak sehat, love-hate relationship yang menguras emosi, but it another side they need to be a team untuk menyelesaikan masalah mereka. 

2. Bagian mana dari buku ini yang menjadi favorit Kakak? 

Waktu Gwen jaga gengsi pas kelaparan di hari pertama honeymoon mereka. Apalagi Tristan sengaja ngisengin istrinya itu, hehehe. 

3. Apa kejadian paling menarik/berkesan ketika menyusun buku ini? 

Kejar-kejaran dengan deadline, sampai mesti minta suami nemenin anak dulu sementara saya fokus nulis sendirian, ngurung diri. 

4. Menurut Kakak, mengapa seseorang harus membaca buku ini? 

Selain bercerita tentang kisah cinta, novel ini juga banyak menggali kisah tentang hubungan seseorang (atau lebih) dengan keluarganya, hubungan kekeluargaan yang juga nggak baik-baik saja. Mungkin di luar sana ada orang-orang yang pernah mengalami hal serupa. Dengan baca Pinocchio Husband, saya berharap pembaca bisa merasakan kedekatan mereka dengan tokoh-tokoh di novel ini. 

5. Selera orang ‘kan berbeda-beda, bagaimana Kakak menyikapi seandainya ada yang memberikan review negatif terhadap buku Kakak? 

Kalau saya bukan tipe penulis yang defensif saat seseorang menilai kurang baik atas karya saya. Pembaca sudah sangat mengapresiasi karya saya dengan mau membeli buku ini dan membacanya. Jadi, saat buku ini sudah ada di tangan pembaca, sudah menjadi hak mereka untuk menilai apakah buku ini memuaskan mereka atau nggak. Yang jelas, komentar-komentar itu akan saya tampung untuk dijadikan bahan pembelajaran ke depannya. 


Tentang Penulis

Farmasis yang tidak lupa bersenang-senang dengan membaca dan menulis fiksi. Di sela quality time bersama keluarga, hobinya adalah menonton drama Korea atau film romance. Suka mendengarkan musik dan menjadikan ‘90s songs sebagai salah satu teman untuk menemaninya menulis. Pinocchio Husband adalah novel solo ketiga belas yang diterbitkan oleh penerbit mayor.

Penulis bisa dihubungi di e-mail piadevina@yahoo.com, atau di media sosialnya, Facebook (Pia Devina), Twitter (Pia Devina), juga blog (devinacandybox.blogspot.com).

Jadi, sudah lebih kenal dengan penulis Pinocchio Husband, 'kan? Tunggu review bukunya, ya. Terima kasih sudah mampir. ^^

4 komentar:

  1. Suaminya Mbak Pia pengertian banget sih 🤗

    BalasHapus
  2. covernya unyu hihi
    penasaran sama endingnya

    BalasHapus
  3. Kak Pia Deviana ternyata penganut paham strukturalisme "Pengarang telah 'mati' ketika karya sudah sampai di tangan pembaca, sebab pengarang hanya media untuk mewujudkan karya sastra dan bukan bagian dari karya sastra tersebut".
    *^_^*

    BalasHapus
  4. Waaah walau ibu rumah tangga yang bekerja, tetap hasilkan banyak karya yah. Iri dan termotivasi nih

    BalasHapus