Selasa, 11 April 2017

Steampunk dan Kecanggihan Masa Lalu




Hai!

Hari kedua dalam maraton BBI. Kali ini, aku mau bahas genre yang belum pernah dibaca dan membuat penasaran. Pembahasannya receh saja, ya, dengan alasan yang juga receh. Kebanyakan receh, mungkin aku akan jadi trilyuner receh. Lol.

Genre yang akhir-akhir ini membuat penasaran adalah

Steampunk


Sebetulnya, ini adalah subgenre sci-fi. Tunggu ... Temanya 'kan "genre", bukan "subgenre". Anggap aja ada "sub" invisible di kata itu. Kalau harus genre banget, susah. Genre yang nggak disuka pun tetap pernah baca.

Kembali ke steampunk.


Steampunk adalah subgenre sci-fi yang mengambil latar abad 19 atau era Victoria. Pada masa itu, mesin uap sedang banyak digunakan.

Sebagai manusia fiber optic, mungkin mesin uap terkesan bukan apa-apa. Walaupun begitu, cerita-cerita steampunk selalu memberi kesan canggih. Nilai tambahnya, mesin-mesin pada zaman itu terlihat mempunyai keindahan tersendiri.

Aku sendiri ingin membaca steampunk karena tertarik dengan latarnya. Kembali ke masa itu dan memodernkan hal kuno akan menjadi sesuatu yang menarik.

Mungkin ini juga karena aku terlalu banyak menonton serial Avatar. Walaupun fantasi dan tidak begitu jelas latar waktunya, aku suka melihat kecanggihan yang dibawa mereka.


Belum lama ini juga aku menonton film Hugo. Memang bukan steampunk, tapi film itu menampilkan bahwa orang-orang di masa lalu bisa membuat sesuatu yang istimewa tanpa listrik (yaa, butuh lampu, sih), tanpa fiber optic. (Aku cinta banget dengan fiber optic. Lol)

Karena alasanku sereceh itu, sebetulnya, bisa saja aku membaca dieselpunk atau clockpunk yang kurang lebih mirip dengan steampunk, hanya beda zaman. Sama-sama mekanikal. Dan, yaa, kalau memang ketemu buku-buku subgenre tersebut, aku mau kok.

Buku subgenre steampunk yang ingin kubaca tentunya yang sudah populer dan sepertinya masih mudah ditemukan.

The Infernal Device - Cassandra Clare



Selain karena genre, aku juga ingin buku ini karena melihat edisi yang punggung bukunya menyambung. Kalau nggak dibaca, 'kan bisa untuk dilihat-lihat.

Kalau bukan seri ini, seandainya ada buku steampunk lain yang mudah ditemukan, aku mau, loh.

Itu saja, sih, tentang genre yang ingin kubaca. Kalau kamu, apa genre yang ingin dibaca?





6 komentar:

  1. Baru tahu ada subgenre steampunk ini. Kebanyakan genre fantasy yah? Kalau steampunk romance ada ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum tahu kalau yang romance, Mbak.

      Hapus
  2. baru tau kalo ada subgenre steampunk... hmm, aku berarti udah pernah tuh ya baca steampunk. semua buku yg kamu contohin udh kubaca.

    BalasHapus
  3. Lah kalau steampunk romance kan ada. Itu Infernal Devices kan steampunk romance, hahahaha. Steampunk aku juga suka lho Mpah, walau suka hit and miss. Mampir blogku aja kalau mau dapet rekomendasi tentang steampunk. Lagian aku dulu juga bahas subgenre ini :P.

    Aku sendiri baru denger clockpunk...itu kayaknya dari clockwork ya? Itu salah satu aspek steampunk sih. Kalau dieselpunk, itu era setelah steampunk. Circa WW I ke WW II. Eniwei steampunk bisa juga kejadian di masa depan lho, jadi ga melulu pas era Victoria :D

    Aduh, maaf panjang XD

    BalasHapus
  4. Wah! Baru tahu nih ada subgenre steampunk dan masih ada subnya pula ya. Mesti lebih banyak baca buku2 dari genre yang belum pernah kusentuh nih!

    BalasHapus
  5. Sebelumnya di ultah BBI kesekian kak Ren pernah bahas subgenre steampunk. Aku masih berjuang mendapatkan Infernal Devices. kita berjuang sama sama ya kak fif :)

    BalasHapus