Senin, 21 November 2016

[Blog Tour + Giveaway] Revan & Reina - Christa Bella



- Bayangan Indah -


Judul buku: Revan & Reina
Penulis: Christa Bella
Penyunting: Suci Amanda
Penata letak: Nurhasanh Ridwan
Desain cover: Abdul Gafur
Penerbit: Penerbit Ikon
Cetakan: 1, Juli 2016
ISBN: 9786027465305


"Emang sih, some things are better left unsaid. Tapi, kalo suatu hari nanti itu hanya memperburuk keadaan, gimana?" - hlm. 189

Revan dan Reina berteman sejak kecil. Tapi tunggu ... ini bukan cerita tentang friendzone. Mereka berpacaran ketika Revan SMA dan Reina kuliah. Dan, ya, ini juga bukan cerita tentang brondong manis.

Tingkah mereka tidak seperti orang pacaran pada umumnya. Bermesraan sangat jauh dari mereka. Justru makianlah yang dekat dalam hubungan mereka.

Revan memang lebih muda, tapi bukan berarti Reina yang selalu "menyuapi" Revan. Terkadang, Reina menunjukkan sikap dewasanya, tetapi sering juga dia justru sama kekanakannya dengan Revan. Revan selalu berusaha menjaga Reina, seperti pesan kakak Reina.

Hubungan mereka mulai berliku dengan kemunculan Dira. Kebetulan-kebetulan membuat Revan selalu ads di saat Dira dirudung masalah. Di lain pihak, seseorang dari masa lalu Reina kembali: Fabian.

"Dia datang hanya untuk pergi lagi. Berkali-kali." - hlm. 118

Seperti tali yang semula kusut, hubungan Revan, Reina, Dira, dan Fabian pun kemudian membentuk seutas tali yang panjang.

Hari itu, Revan sadar kalau ia ingin menjaga hati Reina melebihi siapa pun. - hlm. 122

* * *

Biasanya, aku akan bosan ketika membaca buku dan sampai bagian masih harus menduga-duga konflik sesungguhnya. Rasanya,  aku ingin bilang kepada kakak penulis bahwa aku bukan orang yang sabar dalam membaca, juga mungkin ada banyak orang sepertiku.

Nah, sampai setengah bagian buku ini, aku belum menemukan konflik sesungguhnya. Yaaah, pembaca mungkin sudah mulai menebak-nebak, tapi tetap saja geregetan kalau belum tahu yang sesungguhnga. Kayak menebak-nebak perasaan orang yang sedang di-PDKT. #apasih

Untungnya, penulis berhasil membuatku terus ingin tahu ada apa dengan Revan dan Reina. Keseharian mereka dituangkan menjadi bagian-bagian cerita yang membentuk alur sehingga bisa membawa cerita pada konflik. Keseharian yang diceritakan pun benar-benar keseharian, bukan hal luar biasa. Keseharian yang mungkin terjadi pada semua orang.

Setelah berusaha menebak-nebak konflik sesungguhnya, aku merasa sangat lemot. Konflik sudah ada sejak lama, Kakak-kakak. Duuuh. Aku memang nggak peka.


Begitu sadar dengan apa yang ingin disampaikan penulis, baper pun tak bisa ditahan. Selain latarnya yang lekat dengan kehidupan sehari-hari, konfliknya pun mungkin pernah dialami banyak orang. Setidaknya aku pernah mendengar cerita teman-teman yang mengalaminya. Yaaah, aku juga pernah, sih. Haha. *ketawa sambil nangis*

Rasanya seperti penulis menusuk sambil menggelitik. Sakit iya, mau ketawa iya. Kalau penulis tidak membuat guyonan, mungkin aku sudah baper maksimal.

Yup yup. Banyak candaan dalam buku ini. Porsi Revan memang lebih banyak. Aku suka bagian Revan dan ibunya berinteraksi. Mungkin bagi beberapa orang, ada keinginan untuk ngeplak Revan. Bagiku, justru hal itu menunjukkan kedekatan mereka.

Lalu, gaya pacaran Revan dan Reina ... aku sukaaa. Banyak bercandanya seperti sahabat, tapi sebetulnya serius. Cari yang kelakuannya seperti Revan itu di mana, ya? Lol. Hubungan Revan dan Reina sepertinya bukan hanya untuk sebagai teman berbagi suka dan duka ataupun sebagai partner in crime, tapi juga sebagai teman untuk menertawakan kehidupan.

Terlepas dari kebaperan, aku beri buku ini 4 hati.

"To the point that I want to stop the time just for a second and turn around." - hlm. 256

Rating:



Giveaway



1 novel Revan & Reina akan dikirimkan untuk seseorang yang beruntung.

Caranya:

  1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia.
  2. Follow Instagram @afifahmazaya@penerbitikon dan @piercethebella
  3. Follow blog ini via GFC, Bloglovin, atau email.
  4. Share info giveaway ini dengan tagar #RevanReina #ChristaBella #PenerbitIkon (boleh di Twitter atau Instagram). 
  5. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar dengan menyertakan username yang digunakan untuk share info GA ini. 
  6. Setiap orang bisa ikut di keempat blog dan berkesempatan menang di semuanya.
  7. Giveaway ini berlangsung dari tanggal 21 sampai  November 2016.
  8. Pengumuman pemenang tanggal 25 November 2016 (kalau tidak ada halangan). Pemenang diharapkan memberikan konfirmasi paling lambat 2 hari setelahnya.

Pertanyaannya:

Cewek: ya atau tidak punya pacar brondong? 

Cowok: ya atau tidak punya pacar lebih tua? 

Kasih alasan, ya. 


Good luck! Kalau ada pertanyaan, silakan mention aku, ya. 


49 komentar:

  1. Nama: Yoshiie Srinita
    Twitter: @yoshiecanikkka
    Domisili: Pekanbaru, Riau
    Link: https://twitter.com/yoshiecanikkaa/status/800600054952116224

    Jawaban:
    Tidak, aku menginginkan sosok yg lebih dewasa umur. Why? Setidaknya, mendapatkan seseorang yg berfikiran dewasa lebih memungkin jika secara umur dia juga sudah lebih dari diriku. Aku lebih membutuhkan sosok yg lebih dewasa sikap, pemikiran dan tingkah laku untuk mengimbangi diriku yang masih kekanakan dan manja di beberapa hal. Karna itu aku lebih memilih kata TIDAK untuk pacar berondong.

    Ps: Soalnya UDAH 3x Pengalaman dengan berondong dan tidak ada untuk selanjutnya sampai kapanpun itu.

    BalasHapus
  2. Akun twitter: @retnomauli08

    Cwek: ya atau tidak punya pacar brondong??
    Jawaban: tidak,krna aku kurang percaya diri utk punya pacar brondong.lebih muda dariku entah itu cmn 5bln atau 1thn, aku kurang tertarik sm brondong. Lebih suka yg lebih tua dariku

    BalasHapus
  3. Nama: Yoshiie Srinita
    Twitter: @yoshiecanikkka
    Domisili: Pekanbaru, Riau
    Link: https://twitter.com/yoshiecanikkaa/status/800600054952116224

    Jawaban:
    Tidak, aku menginginkan sosok yg lebih dewasa umur. Why? Setidaknya, mendapatkan seseorang yg berfikiran dewasa lebih memungkin jika secara umur dia juga sudah lebih dari diriku. Aku lebih membutuhkan sosok yg lebih dewasa sikap, pemikiran dan tingkah laku untuk mengimbangi diriku yang masih kekanakan dan manja di beberapa hal. Karna itu aku lebih memilih kata TIDAK untuk pacar berondong.

    Ps: Soalnya UDAH 3x Pengalaman dengan berondong dan tidak ada untuk selanjutnya sampai kapanpun itu.

    BalasHapus
  4. Twitter: @rohaenah1
    Jawaban: ya, kenapa ngga? Banyak kok brondong yg bisa ngemong cewek yg lebih tua, asal kita nyaman ama dia bagi saya tidak masalah. Malah orang yg lebih tua usianya tidak sedikit yg bertindak kekanakan. Biasanya itu tergantung posisi mereka di keluarganya dan cara didikan dari kedua orangtuanya. Intinya usia bukan jaminan sifat kedewasaan. So, brondong ? Why not? He's fine.

    BalasHapus
  5. Twitter: @Linaernaw

    Jawaban:
    Saya bukan tipikal orang yang suka pilih pilih pasangan. karena menurut saya pria yang usianya lebih tua ataupun lebih muda sama saja, mereka masing masing punya kelebihan dan kekurangan. Banyak pria yang usianya lebih muda tapi sifatnya dewasa, mapan dan bertanggung jawab. Saya juga tidak pernah mempermasalahkan umur kekasih saya, selama dia bisa membuat saya nyaman, bisa melindungi saya, bisa mengimbangi sifat saya, dan bisa menghargai saya kenapa tidak?. Jadi saya tidak masalah berpacaran dengan brondong sekalipun.

    BalasHapus
  6. Nama: Ai Siti Nurhasanah
    Twittet: Ainurhsnh
    Link Share: https://twitter.com/Ainurhsnh/status/800602087184703488

    Jawaban: Ya, Kenapa?
    Karena, Pacaran itu tidak mengenal usia, walaupun umur masih muda tapi kalau pikirannya udah dewasa, bijak, bisa melindungi kita, suka memberikan kita solusi, ngertiin kita, ya why not? Itu bukanlah hal mustahil.
    Sikap itu tidak memandang usia, bisa saja mereka yang umurnya lebih muda dari kita 'brondong' bisa bersikap lebih dewasa dari kita, bisa lebih mengerti kita, yang bisa buat kita nyaman dan yang paling penting adalah bisa membuat kita selalu tersenyum dan bahagia.

    BalasHapus
  7. Twitter: @anggitaravina

    Ya.

    Karena brondong nggak harus selalu dipermasalahkan dengan tingkat kedewasaannya dalam sikap maupun menggambil suatu tindakan dengan matang.
    Toh banyak cowok yang umurnya sudah 30'an pun masih berpikiran childish.

    Cowok itu berbeda dengan cewek dalam tingkat kedewasaan. Biasanya cewek yang lebih muda dari pasangannya masih bawa-bawa sifat manja dalam hubungan mereka. Sedangkan cowok yang lebih muda dari pasangannya, ia selalu berusaha untuk melebihi kedewasaan pasangannya itu.

    Dan lagi, biasanya sih para brondong ingin kehidupan teratur dengan jelas. Mungkin menurut mereka pacaran dengan yang tua bisa menjadi hidupnya lebih terkontrol ketimbang pacaran yang lebih muda selalu marah2 ngga jelas tiap waktu :p

    Jadi, nggak masalah kan pacaran dengan brondong? Asal jangan minder aja liat temennya yang setara lebih cantik2 hehe.

    BalasHapus
  8. twitter: @andinigt

    Jawaban: Ya, karena mereka akan membuat kita menjadi lebih belajar bersabar, melatih kita untuk menjadi lebih dewasa. Brondong itu memberikan tantangan yang sungguh besar dalam hubungan percintaan, ego mereka yang masih tinggi itu terkadang menggemaskan. Tapi jangan salah, pasangan yang lebih muda selalu bisa memberikan kejutan-kejutan manis dan mereka bisa memberikan kenyamanan yang jelas berbeda dengan pasangan yang berumur lebih tua. Mereka istimewa dengan caranya sendiri.

    BalasHapus
  9. Nama : Luthfiyyah ibtisamah
    twitter : @lthfiyyh_
    Link : https://twitter.com/lthfiyyh_/status/800627450602393600

    Jawaban: Ya. Kalau menurut saya pribadi, saya nggak terlalu mempermasalahkan masalah umur mau dia lebih tua atau lebih muda daripada saya atau tidak. Karena kedewasaan itu tidak diukur dari seberapa tua umurnya. Jaman sekarang banyak orang yang mengaku sudah dewasa tapi kelakuannya tidak lebih baik daripada anak kecil. Contoh2nya saja teman2 saya dikelas. Teman2 saya banyak yang tidak tahu cara menghargai guru yang sedang mengajar, menghargai seorang teman. Sementara banyak anak kecil atau anak yang umurnya dibawah mereka dapat menghargai guru yang sedang menerangkan di depan atau dapat menghargai seorang teman dan tidak membeda-bedakan teman. Jadi sebenarnya hal yang pertama saya cari ketika mencari pacar adalah apakah dia bisa menghargai perempuan atau tidak. Saya butuh seseorang yang dapat menenangkan saya waktu saya marah, yang dapat menghibur saya waktu saya badmood, dan bisa mengajari saya tentang hidup atau hal lainnya disaat saya sedang putus asa. Kalau itu bisa saya temukan di cowok yang umurnya lebih muda dari saya, kenapa nggak? Jadi menurut saya pribadi saya mau-mau aja pacaran sama yang lebih muda dari saya๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†

    BalasHapus
  10. twitter : tanyafcsh_
    jawaban : tidak, karena pacaran dgn berondong sama saja dengan mengurus adik sendiri, ditambah lagi krn satu alasan ini, aku ga begitu yakin sih dgn kebenarannya yg jelas ini hanya teoriku saja, dari kecil aku tinggal tanpa sesosok ayah jadinya skrng aku pengen punya pacar yg lebih tua tapi yg ga jauh2 banget yaa
    1 atau 2 thn lahh
    krn aku merindukan sosok pria yg akan menjaga dan mengayomi aku
    kalo ama yg muda berasa kayak pacaran ama bocah dan jadinya kyk ngejagain ade

    BalasHapus
  11. @RaaChoco

    Cewek: ya atau tidak punya pacar brondong? 
    Kasih alasan, ya.


    Sebenarnya tidak apa-apa, karena kedewasaan tidak bergantung pada usia. Selama sikap, sifat dan jalan pikirannya bisa saling mengimbangi bagiku tidak masalah. Juga selama tidak mengungkit-ungkit masalah usia, bagiku tidak apa-apa.

    BalasHapus
  12. @Octannow_
    Cewek: ya atau tidak punya pacar brondong?

    Aduh, berondong ☺
    Yaaaa
    Punya cowok yang usianya jauh lebih tua, kayaknya sudah biasa. Tapi kalau punya cowok yang usianya jauh lebih muda? nah ini baru beda. Kebetulan aku kecangkol sama cowok brondong. Cuma setahun sih jarak usianya, dan aku bersyukur banget punya dia. Alasannya? Walaupun lebih muda dan kadang suka manja, bukan berarti dia nggak tegas. Namanya juga cowok, bagaimana pun juga dia tetap punya sikap tegas.
    Usianya yang muda tak menjadi kendala baginya untuk tetap membuat cewek merasa nyaman, sangat nyaman malah. Semandiri apapun cewek, pasti senang kan jika ada seseorang yang membuatnya semakin nyaman? Ahya, cowok yang lebih muda pun kedewasaannya ngga sedangkal usianya. Dia bahkan bisa dewasa melebihi si cewek, tetapi sering sih justru ceweknya kebawa sama kekanakannya.
    Kalau sudah cinta mau lebih tua atau lebih muda, namanya tetap cinta, siapa yang bisa nebak cinta akan datang pada dia yang ternyata masih lebih muda? Jadi menurutku, selama itu tak menyalahi aturan dan 'kita'nya nyaman menjalaninya, rasanya tak jadi masalah.
    Sensasi pny pacar brondong itu ada gemes-gemesnya, terus bikin greget jg :v banyak kejutan pokoknya. 

    BalasHapus
  13. Twitter: @san_fairydevil

    "ya atau tidak punya pacar brondong?"

    Ya aja asal pemikiran dan kelakuannya enggak selalu brondong. Maksudnya, dia adalah cowok, laki-laki, walaupun umurnya muda kalo cara berpikir dan sikapnya sudah dewasa kenapa enggak? Walaupun dia enggak harus serius terua. Intinya dia bisa menempatkan diri dengan tepat kapan dia bersikap sebagai diri di usianya, kapan di bersikap dewasa. Lagian menurutku, kedewasaan enggak ditentukan dari umur. Jadi, gak masalah sih. Yang penting saling cocok satu sama lain.

    BalasHapus
  14. Twitter: @bety_19930114

    Ya punya pacar brondong karena kedewasaan seseorang tidak dinilai dari seberapa tua umur seseorang tapi dinilai dari sikap dan pemikiran terutama dalam hal problem solving. Banyak cowok yang berusia tua tapi masih childish, sebaliknya banyak cowok berusia muda tapi berpikiran dewasa yg sudah mempunyai rencana hidup. Cowok yg lebih muda juga cenderung suka tantangan terutama untuk mencoba hal-hal baru dan mengeksplore tempat-tempat baru karena kelebihan energi atau masih bersemangat. Waktu kebersamaannya pun lebih banyak sebab belum disibukkan dengan pekerjaan maupun karir. Dia juga akan lebih menghormati si cewek yang dianggap lebih berpengalaman.

    BalasHapus
  15. Twitter: @dreravios


    Ya, kenapa enggak pacaran sama cowo yang lebih muda.

    Yang lebih muda kan bukan berarti pemikirannya gak dewasa. Cinta juga tidak melihat jarak usia, kalau saling memahami satu sama lain, dan mengerti kekurangan pasangannya aku yakin perbedaan usia bukanlah hal yang sulit.

    Aku pernah punya pacar yang gak seumuran, walaupun cuman beda satu tahun dia adik kelas waktu itu. Walaupun punya sikap manja dan sedikit kekanak-kanakan pada waktu tertentu tapi dia bisa bersikap dewasa pada waktu tertentu juga.
    Pemikirannya malah jauh lebih dewasa daripada aku.
    Jadi kedewasaan seseorang bukan di lihat dari umurnya melainkan sikapnya, banyak kok cowo yang lebih muda memiliki pemikiran luas dan dewasa.

    BalasHapus
  16. Twitter: @sitasiska95
    Tidak. Alasannya bukan karena kedewasaan brondong yang dipertanyakan atau takut dibilang tante tante girang macarin yang lebih muda. Buat saya pribadi ini hanya persoalan selera. Saya lebih nyaman berpacaran dengan yang lebih tua, lebih suka. Karena siapa pun itu, mau laki-laki atau perempuan namanya lebih muda dan dekat dengan saya selalu saya perlakukan sebagai adik kecil manis yang saya sayangi. Cinta adalah perasaan yang sulit bertumbuh pada laki-laki yang lebih muda kalau buat saya.

    BalasHapus
  17. Twitter: @pujina__

    Berondong? Wiiiii yaaaa bangeett. Kenapa nggak pacaran sama berondong? apalagi yang cogan. Menurutku justru suatu hubungan itulah, salah satu yang membawa kita menuju kedewasaan. Aku dan dia sama sama belajar menuju kedewasaan. Dengan masalah yang ada, kita belajar bagaimana menghadapinya, saling memberikan solusi dan support, saling belajar bagaimana menghargai dan mengerti satu sama lain. Nggak masalah nggak dewasa atau enggak. Nanti kalo cowoknya dewasa, bisa bisa aku yg nggak dewasa. Lagian, kalo cocok, nggak ada salahnya sama berondong. Berondong kan juga manusia, bukan berondong jagung loh ya (oke ini nggak penting sedunia). Intinya, ya ya aja pacaran sama berondong. Biar aku sama dia bisa belajar dewasa sama sama. Lucu juga kan berondong, unyu unyu gemess ๐Ÿ˜…

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mksudnya, "nggak masalah dewasa atau enggak" heheh salfok tadi

      Hapus
  18. Twitter : @seffiii
    Linkshare : https://twitter.com/seffiii/status/800988637655486464

    Cewek: ya atau tidak punya pacar brondong?
    Jawaban : iya, aku gak keberatan klo cowo ku berondong. Karena sikap dan kedewasaan itu gak bisa diliat dari umur, terkadang brondong malah punya sisi dewasa dan bisa ngemong juga. Sifat dan sikap nya kadang melebihi orang yang mengaku dewasa. Sama mereka kita bisa apa adanya, gak jaim.. dalam hubungan sih yang penting kenyamanan.

    BalasHapus
  19. twitter : @zhiigo

    menurut aku sih nggak masalah pacaran sama brondong. Karena toh cinta nggak bisa dipaksakan akan jatuh ke siapa. Bahkan jika si Brondong ini nggak punya sifat dewasa. Orang pacaran kan nggak harus bersikap dewasa.

    Jatuh cinta itu menurutku sepaket. Bukan hanya orangnya secara fisik, tapi juga sifat dan perasaan. Dan kalau memang hati kita tertarik pada seseorang yang lebih muda secara umur, kenapa tidak?

    BalasHapus
  20. Twitter: @dwitaandhara

    Ya atau tidak punya pacar brondong?

    Ya selama aku bisa klop sama dia. Artinya selama 5 hal yaitu kepercayaan, komunikasi, keterbukaan, kejujuran serta komitmen ada ketika kami menjalin hubungan, aku sih gak masalah meskipun dia umurnya jauh lebih muda dari aku.

    BalasHapus
  21. twitter: @Kikii_Rye

    punya pacar brondong? Ya. kenapa tidak?
    saya pernah mengalami hal tsb.
    Pacaran tidak memandang usia, selagi kita cocok dan saling menginginkan kenapa tidak? Pacaran yg langgeng itu tidak memandang umur. berantem? udah biasa. kekanakan? hal lumrah. justru pacaran dg yg lebih muda itu memiliki euforia yg berbeda. terkadang pasangan lah yg lebih dewasa dg saya. pasangan yg lebih muda mengajarkan kita bagaimana mengatur emosi dan perbuatan dalam bertindak.
    tentang perasaan dan hati yg akan jatuh kepada siapa kita tidak tahu, baik itu muda atau tua, kaya atau miskin, sama atau beda keyakinan. kita tidak bisa mengatur hati seperti meniup debu. selagi nyaman, memiliki satu tujuan kenapa tidak mencoba utk bergandengan?

    BalasHapus
  22. Twitter : @keyminoz

    Ya atau tidak punya pacar brondong?
    Ya, secara nggak sadar, menjalin cinta dengan brondong bisa mendorong diri kita untuk lebih dewasa. Kadang memang sifat labil si brondong bisa mempengaruhi kita, tapi kita jadi terdorong buat bisa membawa dia ke arah yang lebih dewasa. Dengan sifat labilnya itu, kita bisa merasa lebih dicintai. Dia bisa lebih peduli dan cemburu pada kita jika kita dekat sama orang lain.

    BalasHapus
  23. Twitter: @desitaw97
    Link shaere: https://twitter.com/desitaw97/status/801186818502709249
    Ya atau tidak punya pacar brondong?
    Aku sih oke-oke aja. Aku emang lebih suka pacaran gaya persahabatan. Jadi kita masih bisa saling ngingetin. Bukan cuma satu orang yang dominan dalam hubungan itu. Nah kalo cowoknya udah dewasa, biasanya dia mau ngejaga kita tapi enggak mau kita jaga. Sementara kalo cowoknya lebih muda dia biasanya banyak ngalah tapi di hal-hal tertentu dia bakal bisa berubah jadi lebih dewasa dari kita. Jadi asal aku nyaman sama dia dan dia nyaman sama aku, it's oke aja sih...

    BalasHapus
  24. Twitter : @hensus91

    Punya pacar berondong? Ya.
    Asalkan si berondong benar-benar mampu bertanggung jawab dan berkomitmen dengan hubungan kami, kenapa tidak? Toh aku percaya tingkat kedewasaan seseorang tidak bisa dinilai dari usia, tapi lebih kepada pola pikir dan sikapnya dalam menghadapi masalah, yang tentu akan banyak kami hadapi dengan hubungan kami yang masih tidak dianggap normal oleh sebagian orang.

    Demikian dan terima kasih :)

    BalasHapus
  25. Twitter: @nunaalia

    Ya atau tidak punya pacar brondong? Ya.
    Untuk aku dalam suatu hubungan yg diperlukan adalah kedewasaan dalam pola pikir dan tingkah laku. Usia dia lebih muda atau lebih tua kan hanya soal waktu kelahiran saja. Selama dia mau menjalin hubungan serius, punya komitmen dan tanggung jawab, sudah menjadi nilai plus aku memilihnya, selain juga rasa nyaman yg dimiliki satu sama lain.

    BalasHapus
  26. Twitter: @widyayu15

    Tidak.
    Alasannya karena aku ga suka aja hhee. soalny pnya pcar yg lebih muda dariku itu bkan seleraku. aku mau pnya psangan yg sangat bsa membimbing dan scara umur jg lebih tua dariku.

    BalasHapus
  27. Twitter: @DiddySyaputra

    Cowok: Ya atau Tidak punya pacar lebih tua?

    Sederhana saja, secara pribadi sama sekali aku gak pernah mempermasalahkan usia dalam pacaran. Karena ya cinta itu pada dasarnya memang bukan persoalan usia, melainkan persoalan kecocokan dan saling melengkapi satu sama lain.

    Bagi aku ketika menjadi sepasang kekasih sangat harus bagi masing2 pribadi untuk berperan di luar karakternya, bahkan semua karakter itu sendiri. Adakalanya saat jadi pasangan kita menjadi sosok yang dimanjakan, disayang2 dll oleh pasangan. Juga adakalanya kita dituntut untuk bijak dalam suatu hubungan dengan bertindak sebagai orang yang lebih tua. Sehingga dengan begitu hubungan yang terjalin akan selalu tetap harmonis. Jadi, kalau ditanya 'YA atau TIDAK punya pacar lebih tua?' Maka jawabannya 'Mengapa tidak?'. I'll try it.

    BalasHapus
  28. Twitter: @DiddySyaputra

    Cowok: Ya atau Tidak punya pacar lebih tua?

    Sederhana saja, secara pribadi sama sekali aku gak pernah mempermasalahkan usia dalam pacaran. Karena ya cinta itu pada dasarnya memang bukan persoalan usia, melainkan persoalan kecocokan dan saling melengkapi satu sama lain.

    Bagi aku ketika menjadi sepasang kekasih sangat harus bagi masing2 pribadi untuk berperan di luar karakternya, bahkan semua karakter itu sendiri. Adakalanya saat jadi pasangan kita menjadi sosok yang dimanjakan, disayang2 dll oleh pasangan. Juga adakalanya kita dituntut untuk bijak dalam suatu hubungan dengan bertindak sebagai orang yang lebih tua. Sehingga dengan begitu hubungan yang terjalin akan selalu tetap harmonis. Jadi, kalau ditanya 'YA atau TIDAK punya pacar lebih tua?' Maka jawabannya 'Mengapa tidak?'. I'll try it.

    BalasHapus
  29. Nama:Rini Aprianti
    Akun twitter:@Rnaprti17
    Link share:https://twitter.com/Rnaprti17/status/801334768294039553
    Domisili:Jambi

    Ya atau tidak punya cowok brondong?
    Jawabannya:Tidak,karena saya lebih suka pacaran sama cowok seumuran/lebih tua dari saya.Saya gak suka pacaran sama cowok brondong karena umurnya dibawah saya takutnya gak nyambung terus biasanya lebih banyak main-main dan bercandaan,takutnya hati saya dimainin,apalagi saya orangnya terlalu serius gk suka bercandaan.Saya itu suka sama cowok yang lebih dewasa/seumuran.Klo yang sama seumuran jadi saya bicara nya nyambung dan klo sama yang lebih tua daripada saya,saya bisa meminta pendapat/nasehat kepada dia karena dia yang lebih berpengalaman.Saya suka banget dengan cowok yang mempunyai sisi kedewasaan karena dia bisa memaklumi saat kelakuan childish saya datang secara tiba-tiba.

    BalasHapus
  30. Akun twitter : @widiaa_ap

    Jawaban :

    Ya, karena cinta itu tak memandang umur.
    Udah itu aja alasanku karna kita tidak tau kapan dan pada siapa kita akan jatuh cinta, kita bisa memilih kriteria cowok yang kita mau tapi kalau hati udah jatuh ke tuannya yang tidak sesuai harapan dan kriteria, kita tak bisa menyangkalnya, mungkin mulut bisa berkata tidak tapi hati tak bisa bohong.

    BalasHapus
  31. Twitter : @poetstories
    Link share : https://twitter.com/PoetStories/status/801392550279942145

    Jawaban :
    Tidak, karena berondong berarti usianya terpaut jauh. Karena wanita biasanya lebih dewasa dari laki laki yg seusianya banyak hal yg sdh jadi pemikiran si wanita tapi bisa saja si berondong blm mampu untuk berpikir sejauh si wanita. Karena laki laki diumur berapapun tetap saja anak2 dalam tubuh org dewasa. Blm lagi nanti bila berkumpul dengan kawan kawannya kita akan merasa canggung karena mkin tidak nyambunh dgn obrolan mereka

    BalasHapus
  32. Akun Twitter: @nurulastrirmdn

    YA! Ya ampun aku semangat banget dapet pertanyaan kayak gini๐Ÿ˜‚ Soalnya aku juga pernah mengalami langsung jatuh cinta sama cowok yang lebih muda dari aku (walau ga jauh sih perbedaan umurnya), tapi dia dewasa banget, pikirannya matang dan terbuka. Memang masih agak labil sih, tapi bisa berhasil asal kita mau mengimbangi☺

    Kedewasaan nggak terhitung dari umur seseorang tersebut, tapi tergantung setiap orang menghadapi masalahnya masing-masing. Kadangkali, yang kita pikir masih anak kecil, malah membuat kejutan dengan pola pikirnya yang dewasa. Jadi, menurutku, nggak ada masalah kalau memang kita punya pasangan yang lebih muda dari kita. Jangan menyepelekan, karena siapa tahu yang tua malah kekanakkan, dan yang muda lebih matang๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  33. Twitter: @ccchhy

    Jawabannya "ya".
    No problem punya cowok brondong. Yang penting pola pikir dan sikapnya sudah mumpuni dan memang bisa mengayomiku sebagai wanita meski lebih tua. Karena pada hakikatnya wanita itu tetap punya sikap manja dan ingin selalu diperhatikan serta dibimbing. Asalkan dia bisa berlaku layaknya pasangan yang bisa mengisi kekuranganku dan kami cocok satu sama lain, ya menurutku tidak ada salahnya. Toh sudah banyak contohnya di mana si cowok yang lebih muda ternyata dapat jadi pasangan yang baik bagi wanitanya.
    Age is a number. Siapa tahu Tuhan memang menakdirkan kita punya jodoh brondong, kita bisa bilang apa? Masa mau nolak? Masih untung ada yang mau, lho.. xD

    BalasHapus
  34. @rinicipta

    Maybe 'Nay'. Alasannya, belum pernah pacaran dengan brondong. Nggak kebayang aja sih pacaran sama yg lebih muda. Kalau bedanya cuma 1tahunan sih oke, tapi kalo lebih dari itu agak gimana gitu ya? Emang sih, cinta kadang nggak memandang usia. Ukuran kedewasaan seseorang juga tidak bisa dilihat dari umurnya. Tapi nggak bisa dipungkiri kalo berhubungan dengan seseorang, aku juga mempertimbangkan ke depannya seperti apa. Perbedaan usia juga akan mempengaruhi kesiapan mental, finansial dan kesehatan. Coba kalo bedanya jauh, ya pasti cowoknya agak mikir juga kalo mau ke jenjang yang serius disaat usia ceweknya udah matang sementara dia masih muda belia. Cewek juga punya batas usia dalam hal reproduksi, agar bisa hamil dan melahirkan dengan normal.
    Aku punya adik laki-laki yang jaraknya cukup jauh. Takutnya dia malah menganggap aku memperlakukan dia sama seperti mereka. Ya, aku sih nggak menutup kemungkinan tapi akan ada banyak pertimbangan sebelum benar-benar memutuskan berkomitmen dengan pria lebih muda.

    BalasHapus
  35. Twitter: @Rinafiitri

    My answer is YES. Alasannya:
    1. Jodoh di tangan Tuhan. Jadi, kalo suatu hari nanti aku berjodoh dengan seseorang yang lebih muda, aku harus tetap menerimanya karena dialah yang ditakdirkan untuk bersamaku.
    2. Usia hanyalah angka. Batas kedewasaan seseorang tidak tergantung kepada usia. Jadi selama sikap dan sifatnya baik, aku rasa tidak ada masalah.
    3. Siapa tau dengan menikah atau menjalin hubungan dengan orang yang lebih muda, cobaannya lebih berat dan tantangannya lebih besar, bisa karena egonya yang lebih tinggi, childish, dsb. Tapi disitulah kesabaran kita sebagai istri diuji dan bisa mendapat pahala yang besar jika berhasil melewatinya.

    BalasHapus
  36. Nama: Rinita
    Akun Twitter: @RinitAvyy
    Cewek: ya atau tidak punya pacar brondong?

    Big NO. (tidak)
    Karena, Aku lebih suka diatur oleh orang yang lebih tua dariku, jadi kalau punya pasangan juga harus yg lebih tua (beda 3 atau 5 tahun gitu). Dan, serius, aku nggak suka di atur sama anak yg di bawah umurku, karena, yeah aku kan umurnya lebih tua, otomatis lebih banyak berpengalaman akunya ketimbang dia. Betul nggak? Nah, kan nggak banget kalo dia yg ngatur2, menyalahkan, bahkan parahnya sok paling bener sendiri (ini nyata lho, ada kenalanku yg lagi pacaran sama brondong malah keseringan berantemnya ketimbang rukun. Bukan tipe ideal ah~~aku orangnya cinta damai :) ).

    Bukan cuma itu saja, menurutku, akan lebih terasa serasi jika usia cewek lebih muda dari cowoknya. Ini menurutku sih, yang tidak melihat sisi kacamata orang sedang kasmaran ( alias: asal cinta, beda usia gak masalah) tetapi lebih ke sisi psikologinya. Dengan begitu, kematangan dari sang cowok yg sangat dewasa itu bisa menjadi teladan yang baik. Panutan. Dan guru pembimbing juga penasihat bagi cewek mereka yang mungkin masih labil dan sering ber-ulah kekanak-kanakan sampai berbuat kesalahan.


    Kak Afifah, meskipun jawabanku begitu, (tidak sesuai tema novelnya), tapi aku suka baca novel genre apapun kok, jadi tolong dilirik-lirik juga ya jawabannya (hehehe)

    BalasHapus
  37. akun twitter: @Aim_La27

    Jodoh itu ditangan Allah ya?! Seberapapun cinta kalau tidak jodoh ya sama saja. Apalagi ini soal cinta dan hati. Yang awalnya bilang gak tipe aja bisa suka dan berjodoh. Tetapi, jauh dari itu semua, seandainya aku bisa memilih. Aku lebih memilih TIDAK. Kenapa? Karena, Aku yakin semua cewek bersifat manja dan ingin ada yang mengayomi sehingga dirinya merasa aman. Apalagi kedewasaan pikiran wanita jauh lebih cepat dari pada cowok. Dan biasanya lelaki yang belum dewasa cenderung bersifat labil dan kekanak-kanakan. Susah mengalah, sedangkan cewek?! Selalu ingin dijadikan seseorang yang istimewa dan selalu ingin pasangan cowoknya mengalah saat lagi ada masalah bersama. Memang tidak ada yang menjamin kelanggengan memiliki pasangan yang lebih tua tetapi pada hakikatnya kelanggengan itu akan ada kalau cewek merasa aman dan nyaman. Dan rasa aman dan nyaman itu akan hadir kalau pasangan kita bisa bersikap lebih dewasa dari pada kita.

    BalasHapus
  38. share with twitter : @EllaBM_28

    Ya atau Tidak pacar berondong?
    menurut saya : kalau ditanya seperti itu saya tidak bisa langsung menjawab ya atau tidak.
    sebelum pacaran atau menjalin hubungan kan ada yang namanya pdkt, dari pdkt itu kita juga bisa tau sifat nya. jika berondong, namun memiliki pemikiran dewasa, mengapa tidak?. juga belum tentu orang yang lebih tua itu bersifat dewasa kan? jadi kesimpulannya tergantung sifat, sikap,dan dirikita. maksudnya jika kita nyaman dengannya (berondong) yaa Iya iya aja.hehe

    P.S maaf ikutnya mepet, belum sempat hehe :D semoga pendapat saya bisa diterima yaa kakak.

    BalasHapus
  39. Nama : Alvanesya
    Twitter : @vanesyakeiko
    Domisili : Kertosono
    Link Share : https://mobile.twitter.com/Vanesyakeiko/status/801671044880736256?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C8880448286


    Cewek: ya atau tidak punya pacar brondong?

    kalau pacarnya kayak Revan sih mau. pas aku baca ceritanya Revan Reina di wp. kayaknya nggak terlalu buruk juga kalau punya pacar seorang brondong. meskipun biasanya ada masalah kecil yang timbul. mungkin bisa diselesaikan dengan baik seperti seharusnya. karena cinta biasanya nggak ngenal umur kan? hehe kalau udah terlanjur sayang pasti berusaha deh mempertahanin hubungannya.

    BalasHapus
  40. Nama : Rina Dwi Wulandari
    Domisili : Bogor
    Twitter : @rinadwiwulan

    Pertanyaan :
    ya atau tidak punya pacar brondong?

    Jawaban :
    Untuk saat ini saya memilih ya, alasan utamanya karena aku belum pengen nikah muda, jadi selama ada pria yang usianya dibawahku yang saat dengannya aku menemukan chemistry, bisa membuatku nyaman dan sejalan untuk kehidupan saat ini hanya saja kebetulan usianya lebih muda kenapa nggak. Lagipula aku lebih menyukai sebuah hubungan yang seperti persahabatan. Selama dia bisa bertanggung jawab, menjaga komitmen dan menjaga perasaan kita itu sah-sah saja. toh usia bukan menjamin kedewasaan seseorang.

    Ini menurut pandanganku, jadi kembali lagi ke pilihan masing-masing :)

    Tidak lupa saya mengucapkan terimakasih kepada mbak Afifah, mbak Christa Bella dan Penerbit Ikon yang telah mengadakan GA, sangat berharap bisa menang dapat buku ini ^^

    BalasHapus
  41. Twitter : @Dini_Auliana28

    Aku jawab ya, karena brondong atau lebih tua pun sama saja. Dalam hal rupa banyak yang wajah nya baby face padahal umurnya lebih tua ataupun brondong dengan wajah dewasa. Yang membedakan hanya apakah dia berani berkomitmen ?

    BalasHapus
  42. Nama: Tiara Rey Putri
    Twitter: @tiarareyputri1
    Domisili: Kalianda, Lampung Selatan
    Link: https://twitter.com/tiarareyputri1/status/801726293431623680

    ya atau tidak punya pacar berondong?
    jawabannya 'tidak'. karena terakhir kali pacaran sama berondong rasanya aneh. kalo aja ada berondong yg aneh bin ajaib kayak bang epan, dd mau deh. hehehe
    pacaran sama berondong tuh gimana yaa.. hmm, bukan malu sih. ngga malu. cuma kadang mereka kekanakan, ya wajar ajasih. tapi aku merasa ga imbang antara jalan pikiran aku sama jalan pikiran dia yg kadang terlalu berbeda. so, begitulahh...

    ini hari terakhir GA kan ya, aku baru sempet ikutan. kemaren2 aku ikutan GA belum dapet kesempatan menang. semoga disini bisa menang ya. biar bisa peluk-peluk bang epan dirumah. hehe
    terimakasih kak. semoga menang, amin! :)

    BalasHapus
  43. Nama : Firdausya Pramada
    Domisili : Jombang, Jawa Timur
    Twitter : @firdausyapp
    Link Share : https://twitter.com/firdausyapp/status/801728202892668928

    Pertanyaan : Ya atau tidak punya pacar brondong?

    Jawaban :
    Aku memilih menjawab ya, karena aku sendiri bukan tipikal orang yang mempermasalahkan umur juga sih, mau lebih tua atau brondong pun aku nggak masalah. Bagiku cinta itu tak pernah memandang umur karena suatu hubungan itu bukan dilihat dari jarak umur yang terpaut jauh tapi dilihat dari bagaimana saling percaya satu sama lain, komunikasi lancar dan saling melengkapi satu sama lain.

    Lagi pula apa salahnya sih kalo punya pacar seorang brondong? Emang sih rada aneh gitu kedengerannya kalo pacaran sama brondong tapi kalo aku sih fine fine aja. Banyak cowok yang lebih tua dari kita tapi sifatnya sangatlah childish. Karena usia tak menjamin kedewasaan seseorang. Bisa aja cowok yang lebih muda daripada kita memiliki rasa tanggung jawab yang besar, punya pemikiran dewasa, mampu mengimbangi kita, punya seribu satu cara untuk menyelesaikan suatu masalah yang bikin kita kagum sama dia dan bikin kita nyaman dengannya.

    Jadi selama dia bisa diajak berkomitmen dengan serius, punya peduli untuk aku, bikin aku nyaman dengaan dia begitu juga sebaliknya fine fine aja karena aku percaya tingkat kedewasaan seseorang tidak bisa dinilai dari usia, tapi lebih kepada pola pikir dan sikapnya dalam menghadapi masalah. Sekian dan terima kasih :)

    BalasHapus
  44. Nama: Stefanie Simanjuntak
    Domisili: Palembang
    Twitter: @stefaniesmjtk

    "Ya atau tidak pacar berondong?"

    Menurutku iya! Karena umur bukan menjadi masalah dalam hubungan. Bisa jadi di umur si berondong ini dia udah berpikir lebih dewasa, berbuat sesuatu udah dipikirin dari jauh. Secara logika, si berondong teesebut udah menghormati posisi kita yang lebih tua.

    Itu menurutku yaaa, semoga kali ini menang! :D

    BalasHapus
  45. Domisili: Singaraja, Bali
    Instgram: haerley02

    Punya pacar berondong? Ya boleh aja sih wkwk. Karena rasanya bakal lucu aja pacaran sama orang yg lebih muda dari kita. Biasanya cewek bakal nganggep kalau cowok berondong itu kurang dewasa, msh kekanakkan lah dll. Tapi, lumayan banyak kok yang pemikirannya dewasa, malah lbh bijak dari kita yg lebih tua.

    Ya intinya, asal aku nyaman, mau sama berondong atau engga yaudah cinta aja wkwk.

    BalasHapus
  46. Pacaran sama brondong?
    Nggak apa-apa kalo buat aku mah. Tergantung brondongnya juga. Behaviour dia bagaimana? Kalau masih childish banget, mending nggak deh ya, daripada makan ati dan kuplites tiap hari hahaha. Tapi kalau dia bisa menyesuaikan perannya sebagai lelaki, hayuk aja. Banyak kutemui lelaki yang sebenarnya umurnya masih lebih muda dariku tapi kalau ngelihat sikap dan tingkah dia sehari-hari justru pantes-pantes aja kalau pun mau dipanggil "kakak". No one would recognize that I'm older. :D

    @murniaya

    BalasHapus
  47. @dust_pain

    ya atau tidak punya pacar brondong?

    hmm, aku gak mempermasalahkan umur sih. jadi, oke2 aja punya pacar brondong. yang penting sifatnya cocok sama aku dan dianya gak kekanakan. kan kelihatan dari sikapnya gimana, jadi kita bisa tahu dia kekanakan apa gak. yang kulihat sih banyak kok yang muda tapi emang dari sononya dia dewasa. intinya sih don't judge a man by his age aja xDDD

    BalasHapus
  48. @btgmr

    Ya.
    Karena buat saya umur itu bukan jaminan kebahagiaan. yang penting otak dan hatinya. Percuma juga kalau lebih tua tapi ternyata malah ga mencerminkan umurnya hehe.

    BalasHapus