Rabu, 16 Desember 2015

[Blog Tour] Wawancara dengan Penulis Meet Lame: Christian Simamora



Hai, hai!

Senang banget karena bisa ikut lagi dalam blog tour bukunya Christian Simamora. Makasih untuk Twigora dan Bang Christian Simamora untuk kesempatan ini. Aku juga sekaligus mengucapkan selamat untuk kelahiran buku barunya!

Kamu yang mengikuti seri #jboyfriend pasti sudah sangat kenal dengan penulis satu ini. Kali ini, penulis menghadirkan sesuatu yang berbeda, tapi tetap dengan gayanya yang khas.

Well, karena kurang afdol kalau belum kenalan lagi, yuk, kenalan lagi dengan Christian Simamora. Sekalian, yang belum kenal supaya jadi kenal.

Christian Simamora

Penulis berzodiak Gemini, kelahiran 9 Juni 1983. Book hoarder yang menyukai animal print. Kalau tidak sedang menulis, dia menghabiskan waktu senggang dengan membaca, browsing, atau menonton serial televisi kesukaan.   

Sejak tahun 2006, memutuskan untuk menekuni genre romance untuk pembaca dewasa. Seri #jboyfriend yang sudah terbit: Pillow Talk (Jo), Good Fight (Jet), With You (Jere), All You Can Eat (Jandro), Guilty Pleasure (Julien), Come On Over (Jermaine), As Seen On TV (Javi), dan Marry Now, Sorry Later (Jao).

Tahun ini, dia merilis seri kedua yang diberi nama #vimanasingles.

Meet Lame (Janiel & Daniel) dan Tiger on My Bed (Talita Koum Vimana) adalah novelnya yang kelima belas dan keenam belas.

Twitter: @09061983
E-mail: ino_innocent@yahoo.com


Setelah kenalan, langsung saja kita wawancara. Setiap host blog tour ini mendapat kesempatan mengajukan lima pertanyaan. Ini dia hasil wawancaraku:


Pertama kali mengetahui buku ini, fokusku langsung tertuju pada judulnya, terutama “LAME”. Aku langsung berpikir, “Siapa yang ‘lame’?” Bisa dijelaskan sedikit tentang judul yang dipilih untuk buku ini?

MEET LAME adalah plesetan judul cerita bersambung Meet Cute-nya Nina Ardianti.

Di buku ini, kayaknya akan keluar dua cowok kece. Abang pribadi lebih suka Janiel atau Daniel?

Abang menyukai keduanya. Janiel dan Daniel memiliki kualitas charming-nya masing-masing. Jadi, sama seperti Aku, susah banget deh kalau harus disuruh memilih di antara kedua karakter itu.

Buku-buku Bang Ino kayaknya selalu mengambil latar kaum sosialita. Kenapa demikian?

Mungkin sebaiknya Abang jelasin dulu tentang serial yang sedang aktif dikerjakan ya. Season dua #jboyfriend (#hawtlist) bercerita pada cowok-cowok yang di-rate berkualitas tinggi oleh admin social media sebuah majalah sosialita sedangkan #vimanasingles bercerita tentang para putri keluarga konglomerat Vimana. Logikanya, elemen high class nggak bisa dipisahkan dari cerita. Tapi kalau itu jadi dasar buat mengklaim novel Abang selalu bercerita tentang sosialita, itu keliru sekali. #jboyfriend di Pillow Talk, misalnya, adalah seorang staf pemasaran. Atau di MEET LAME ini, salah satu karakternya adalah mantan sales representatif perusahaan farmasi.

Setelah memberi bonus paperdoll untuk buku sebelumnya, kenapa memilih gameboard untuk bonus buku ini?
 
Karena MEET LAME bukan bagian dari serial reguler #jboyfriend, idealnya bonusnya juga harus beda. Ide gameboard sendiri muncul ketika berpapasan dengan penjual mainan yang biasa nongkrong di depan SD.

Apakah Bang Ino berniat pindah genre atau selamanya tetap di romance?

Untuk saat ini belum ada rencana.  


Gimana? Makin tau kan tentang penulis dan karyanya? Jangan bilang pertanyaan-pertanyaanku absurd, ya. Aku memang paling susah kalau disuruh mengajukan pertanyaan walaupun sebetulnya banyak yang pengin dikeluarkan.

Setelah ini, akan ada review dan giveaway Meet Lame. Pastinya, kamu berkesempatan mendapatkan buku ini free. Jangan ketinggalan, ya!

Berikut daftar host blog tour yang bisa disambangi setiap hari:

15 Desember: Rizky Mirgawati

16 Desember: Afifah Mazaya

17 Desember: Sri Sulistyowati

18 Desember: Intan Novriza Kamala Sari

19 Desember: Asri Rahayu MS

20 Desember: Ariansyah

21 Desember: Oktabri Erwandra

22 Desember: Anastasia Cynthia Tanawi

23 Desember: Aya Murning

24 Desember: Shen Meileng

26 Desember: Nurina Widiani

27 Desember: April Silalahi

28 Desember: Eva Sri Rahayu

29 Desember: Rany Dwi Tanti

30 Desember: Tri Indah Permatasari





39 komentar:

  1. love triangle never gets old deh kak, lol. Sekarang susah nemuin novel yang temanya cinta segitiga, waktu tau bang Christian ngeluarin novel yang temanya cinta segitiga langsung pingin beli. Tapi dompet isinya baru bawang putih :') habis buat beli kado natal.

    BalasHapus
  2. Dari cover sih bagus dan menurutku karya bang chris *bingung mau manggil naon-,-* juga bagus-bagus karena di ask fm banyak yang sering ngomongin kalau dia terkenal banget:v tapi pernah sempet baca bukunya yang All you can eat kalau ga salah tapi kalau yang meet lame tentu belum-,-

    BalasHapus
  3. Cover buku nya bang chris...memang selalu menggoda untuk membeli dan membaca bukunya :)

    BalasHapus
  4. Aku tertarik dengan judulnya. :D

    BalasHapus
  5. cuman satu aja...
    pengen coba baca 1 buku punya babang ini. :D haha,

    by the way babang'nya pernah punya pengalaman cinta segitiga juga nggak di dunia nyata. :)

    BalasHapus
  6. aku suka desain covernya . Jadi pengen ketemu kak Christian Simamora dan minta tanda tangannya 😆😆

    BalasHapus
  7. pertanyaan terakhir kaka itu bikin aku ngebayangin Christian Simamora pindah haluan dan nulis novel horor jadi kaya apa ya... hmm

    BalasHapus
  8. Covernya bagus, menggoda. Sangat menggambarkan cerita, cinta segitiga. Kalau lihat dari wawancara singkat tersebut, Si Abang ini emang dedikasi tinggi banget ya mengusung gendre seperti ini yang menghasilkan karya yang totalitas dalam segala hal. Salut!

    BalasHapus
  9. Meet Lame ini hadiahnya gameboard yaa, sempat terbayang-bayang juga sih pas babang posting info pembuatan dan vote cover novel ini di FB, apa ini trmasuk #JBoyfriend dan ada hadiah paperdoll-nya ato nggak.. Ternyata beda..

    BalasHapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. cover novel-novel si Abang selalu menggoda ya. pas dengan genre-nya ><

      Hapus
  11. Sudah karya ke-enam belas? Oaaa, Top. Tapi Saya sedikit kurang puas dengan wawancaranya, sangat terlalu singkat, sangat penasaran dengan profil beliau, semoga saja suatu saat bisa TwitTalk atau ngobrol langsung. Aamiin. Sukses selalu Christian Simamora!

    BalasHapus
  12. Cover novelnya woww sekaligus menggoda sekali. Paling ngga, bikin manis rak buku. :D
    Apalagi bonusnya gameboard yg anti-mainstream bangett. Suka

    BalasHapus
  13. Aih ternyata judulnya plesetan ya
    Sama sih saya kira bakalan ada tokoh yang 'lame'

    BalasHapus
  14. tambah penasaran karena ada kaitannya sama cerita kak Nina

    BalasHapus
  15. gameboard? Bang Christian kangen jaman dulu deh ini kekna.. antimainstream.. ahaha :D

    BalasHapus
  16. Cuman ngeliat penjual mainan langsung kepikiran buat jadi bonus Meet Lame? wow. Ya kadang gitu sih, banyak sesuatu ide hebat yang ngga kita perhatikan. Dan jawaban 4/5 dijawab dengan cukup padat dan jelas ya bang ino :'))

    BalasHapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. duh penasaran sama bukunyaaa. udah sering dengerin orang ngomong sana-sini bahas buku2 karya abang Christian Simamora ini tapi ga punya kesempatan untuk bacaa. Covernya keren btw :DDD

    BalasHapus
  19. kisah cinta segitiga emang never end. romance apalagi. memang cerita bang Ino ini selalu keren abis. bahasanya selelu berasa hanyut. dan covernya bikin siapapun yg lihat cepetan baca

    BalasHapus
  20. Karena cerita CINTA SEGITIGA itu punya kertarikkan sendiri untuk dibaca. meskipun pasaran, saya yakin bang Christian pasti punya bumbu sendiri di novel Meet Lame karyanya.
    dan bagaimanapun caranya, saya akan berusaha untuk mendapatkan buku ini. Semangat!

    BalasHapus
  21. Dari dulu selalu tertarik sama novel yang ditulis sama cowok lebih dalem aja gitu apalagi mengusung genre romance. Apalagi ini tentang cinta segitiga *seketika baper to the max* Aku nggak pernah baca novelnya Bang Christian juga lho padahal karya penulisnya sering banget dikasih rating bagus di Goodreads -___-
    Yak, semoga berjodoh ya sama Meet Lame XD

    BalasHapus
  22. Judul dan cover sama-sama seducting banget, sering liat resensi dan cover karya-karya bang ino wira- wiri di blog buku para blogger. Dan selalu sukses membuat saya penasaran sama isi ceritanya ....

    BalasHapus
  23. Kok datar ya wawantjaranya? :))) *terus ditimpuk Meet Lame*

    Jadi penasaran sama game board-nya :))

    *kumentar enggak mutu x))

    BalasHapus
  24. Covernya menarik, ceritanya pun bikin tergelitik, Jadi penasaran pengen membacanya. ^^

    BalasHapus
  25. aku punya beberapa buku dari serial #jboyfriend
    dan ternyata ga cuma aku yg mikir kalo buku-buku bang ino mostly tentang kaum sosialita

    BalasHapus
  26. nggak sabar baca versi bukunya meski udah baca meet lame di wattpad

    BalasHapus
  27. aku pengen tau, asalan abang berganti target pembaca itu karena apa ya? Apa karena abang suka buku-bukunya Johanna Lindsey?

    BalasHapus
  28. Kapan sih cinta segitiga basi? Ini tuh kisah complicated yang tidak akan ada habisnya buat dikupas. Di sodorin 1001 macam kisah bertema triangel love tetap saja bakal kerasa beda antar yang satu dan lainnya. Kisah yang everlasting greget dan nagih lah menurut saya.

    BalasHapus
  29. Setiap ngintip Gramed, suka sering liat novel yang ditulis abang Christian. Pengen tau cinta segitiga macam apa yang si abang sajikan di novel ini

    BalasHapus
  30. Setiap ngintip Gramed, suka sering liat novel yang ditulis abang Christian. Pengen tau cinta segitiga macam apa yang si abang sajikan di novel ini

    BalasHapus
  31. MEET LAME adalah plesetan judul cerita bersambung Meet Cute-nya Nina Ardianti.
    Wah, penulis tuh emang idenya adaa aja ya, dari plesetan judul aja bisa jadi judul novel baru. :D

    BalasHapus
  32. Ide memang selalu muncul dari hal-hal yang gak terduga ya... dan Bang Christian ini selalu bisa menemukan ide-ide itu... Sebenarnya penasaran banget, itu ilustrasi gambar nya buatan bang Christian sendiri ya..?? Soalnya i love it... :D

    BalasHapus
  33. Bukan kehidupan seorang sosialita tapi gaya hidup masing-masing pekerja selalu berbeda sesuai dengan budget mereka masing-masing. Aku menangkap penjelasan kak Christian sih gitu. Hehheee Kak Christian, sewaktu ketemu bapak penjual mainan di SD langsung punya ide untuk memberikan bonus sebuah game board, ini menandakan sih kalau ide itu bisa muncul kapan saja dan di setiap novel kakak selalu memberikan warna tersendiri. Kakak juga memberika perhatian khusus bagi para readersnya. Ah ... Jadi makin penasaran sama novel kakak. :)

    BalasHapus
  34. Salah satu yang paling aku suka dari novel bang Chris ini adalah penjabarannya tentang hal-hal berbau sosialita. Di novelnya yang berjudul Guilty Pleasure, disitu dijelasin banget gimana dan bagaimana itu kehidupan sosialita, dan beneran, itu jadi pelajaran banget. Nah novel ini pun aku penasaran kehidupan sosialita apa yang akan bang Chris jelasin, walaupun yang lebih bikin aku penasaran adalah cinta segitiganya heheh.... Semangat bang Chris :D

    BalasHapus
  35. Kebayang aja kalo abang menyisipkan genre lain selain romance dalam tulisannya. Misalnya comedy romance, fantasy romance? Tapi cowok ganteng yang bikin meleleh jangan dihilangin ya, Bang haha..

    BalasHapus
  36. Kebayang aja kalo abang menyisipkan genre lain selain romance dalam tulisannya. Misalnya comedy romance, fantasy romance? Tapi cowok ganteng yang bikin meleleh jangan dihilangin ya, Bang haha..

    BalasHapus
  37. ngiri deh ma mas christian simamora yang dah bejibun begitu karyanya padahal cuma selisih 2 tahun ma aku. tapi aku karyanya masih 0 besar

    BalasHapus
  38. Jadi ingat percakapan di WA kapan hari tentang pertanyaan ketiga. Ternyata beneran ditanyain sama Adek ya :D Kayanya awal pemikiran kita sama kalau kebanyakan tokoh yang dibuat Abang datang dari kaum high-class gitu. Ternyata enggak hehe~
    Sama curious nya nih kaya komen-komen di atas, saya juga bayangin gimana jadinya kalau Abang bikin novel dengan genre yang saya sukaㅡHOROR! /lalu cosplay jadi dementor/ hahahaha~

    BalasHapus