Rabu, 16 Desember 2015

[Blog Tour] Review Meet Lame - Christian Simamora

 

- Pilih Mana? -


Judul buku: Meet Lame
Penulis: Christian Simamora
Editor: Prisca Primasari
Penerbit: Twigora
Cetakan: Ke-1, November 2015
Jumlah halaman: 296
ISBN: 9786027036239


Dear all,

Saat ini, aku sedang terlibat perasaan dengan dua orang cowok sekaligus.

Janiel...
Bahkan sampai detik ini pun, Janiel masih belum ada tanda-tanda ngeh mengenai betapa patah hatinya aku karenanya. Yah, aku memang nggak ada rencana untuk memberi tahu sihMemangnya situasi bakal berubah? Memangnya Janiel punya perasaan terpendam juga padaku sehingga pernyataan cintaku itu mendorongnya untuk memutuskan Putri dan memacariku?

Daniel...
Di hari perpisahan itu, aku melakukan sesuatu yang percuma juga untuk aku sesali. Daniel Kelvin Vincensiusitu nama panjangnyamencuri ciuman dan keperawananku pada hari yang sama. Meninggalkan Indonesia beberapa jam kemudian. Membiarkan aku bertanya-tanya tentang arti kebersamaan singkat itu selama bertahun-tahun... sampai akhirnya aku capek sendiri.

JANIEL atau DANIEL?
Atau lebih baik nggak dua-duanya saja? Aku lagi nggak kepengen bermain-main dengan perasaan dan kebahagianku sendiri. Apalagi karena kamu dan aku sama-sama tahu: love hurts, love gives ou pain.

You know what...FUCK LOVE! Maybe this is for the best. Sekian dan terima kasih.
Tertanda,

AKU YANG LAGI STRES SENDIRI

* * *
"I'm not saying you have to love me right now. Just promise me that someday... you will." - hlm. 195

Zaman abege dulu (aku, sih, sekarang juga masih), pernah baca cerita cewek biasa bangeeeet ditaksir dua cowok keren sekeren-kerennya sekaligus? Yup, cerita buku ini mirip-mirip. Kisah klasik cinta segitiga, tapi lebih kekinian

Ceritanya, dua cowok itu jatuh cinta dengan seorang cewek. Awalnya, yang satu masih belum jelas perasaannya. Yang satu lagi kelihatan banget dan agresifnya luar biasa. Ujung-ujungnya, kedua cowok itu bersaing. Dan si cewek, pernah merasakan something dengan keduanya.

Dua-duanya orang dari masa lalu yang tiba-tiba kembali. Cowok yang satu tipikal cowok idola abege (yang lebih gede juga, sih). Ternyata begitu ketemu lagi masih membuat ge-er dan membuat patah hati, tapi pengorbannya patut diacungi jempol. Cowok satunya lagi tipikal cowok idola yang sudah lebih gede (aku versi abege sepertinya nggak akan minat sama yang kayak itu). Begitu ketemu lagi penginnya membuang jauh-jauh, tapi dia terus-menerus bilang menyesal dengan yang sudah dia lakukan.

Dan, si cewek bingung dengan perasaannya. Seolah menyukai dua-duanya, tapi tentu tidak mungkin memiliki keduanya. Juga, takut mematahkan hati salah satunya.

Image source: unsplash, edited by me.

Penulis mengemas cerita klise ini dengan lebih menarik dan renyah. Jadi, walaupun klise, aku tidak sabar untuk menamatkannya.

Sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang pertama. Biasanya penulis menggunakan sudut pandang orang ketiga, jadi perbedaan lebih terasa. Tokoh "Aku" dibuat tak bernama, tapi penulis membuatnya sedemikian rupa sehingga bisa membuatku tidak bertanya-tanya "'Aku' ini siapa?".

Aku merasa si "Aku" ini pecicilan, tipikal ekspresif dan kadang terburu-buru dalam mengambil keputusan. Hal ini terlihat dari gayanya bercerita, baik itu dalam narasi atau pun ketika dia berbicara langsung. Kadang, aku merasa hal ini lucu, tapi kadang juga berlebihan. Hal ini juga memengaruhi jalan cerita.

Untuk urusan cowok, si "Aku" bukan orang ahli, perilakunya masih seperti anak remaja. Tapi, tentu saja, perasaan bukan lagi hal yang bisa dijadikan mainan di usianya yang hampir kepala tiga. Drama-drama percintaan tidak terlalu mendalam dan menusuk, mengingat seperti apa karakter "Aku". Buku ini termasuk buku yang bisa dibaca sambil berjalan.

Aku berusaha tidak berharap terlalu tinggi untuk ending karena kadang seleraku sedikit berbeda dengan orang kebanyakan. Bab-bab terakhir di buku ini dibuat berdasarkan polling di Wattpad (ini spoiler bukan?). Dan, ternyata ending-nya *piiiiip*hilang sinyal*.

Buku ini berlabel "Novel Dewasa", tapi tidak ada adegan kipas-kipas. Walaupun begitu, tetap saja ada adegan yang bisa membuat keselek. Jadi, walaupun gaya bahasanya ringan, tetap sebaiknya cek dompet lebih dulu. Sudah punya KTP atau belum?

3,5 love untuk buku ini. Dibulatkan, yaaa.

He's clearly an impossible man. And it's absolutely impossible to win this argumen. - hlm. 206

Rating:


Supaya makin penasaran, intip sedikit isi buku ini, yuk!



Nah, tiap host, akan berfotoku dengan pose "Bryanboy Pose" yang legendaris. Ini fotoku. Hati-hati bisa bikin sinyal langsung error. :P


Ada giveaway yang diposting selang 3 jam dari postingan ini. Ikutan, ya!


35 komentar:

  1. Aku gak pernah baca novel yang tokoh 'aku'nya itu John Doe ((a.k.a tidak bernama)) Jadi tambah penasaran karena salah satu tokohnya sendiri adalah nama gebetan. Bisa ngerasain dikejar gebetan meskipun hanya imajinasi itu udah sesuatu banget :') #yeaaa #curhat

    BalasHapus
  2. Janiel dan Daniel namanya kaya kembar yaa?-,- kayanya aku mah ga bisa milih kalau dua2nya ganteng atau punya pesona yang mematikan(?) takut salah coblos, eehhh salah milih:3 bikin penasarannn novelnyaaa.

    BalasHapus
  3. Cinta segitiga memang bikin galau #pengalaman.
    Karena memakai sudut pandang pertama aku jadi penasaran. :D

    BalasHapus
  4. cinta diam-diam lebih nyeseknya, tapi cinta segitiga nggak kalah bikin baper. Alamat salah pilih kalau dihadapkan dg dua pilihan.

    BalasHapus
  5. kapan akunya direbutin cowok cowok kece .Novelnya bikin baper nih kak

    BalasHapus
  6. hehe.. kemarin liat posenya kak Rizky sekarang kaka...
    Ah suka lah sama cerita ini direbutin mas mas ganteng XD

    BalasHapus
  7. Daniel dan Janiel memperebutkan AKU...asyyyikkk...hehhe....
    Jadi berasa diperebutin cowok-cowok kece walau lewat novel, semoga jadi nyata deh, eh?

    BalasHapus
  8. boleh komen fotonya ga...he..he #fotonya membuat penasaran..eh, maksudnya buku nya
    Kisah cinta segitiga itu memang selalu bikin baper.

    BalasHapus
  9. Christian Simamora. Satu nama baru di deretan nama penulis yang baru Saya kenali. Dari semua karyanya, ciri khas yang sangat menonjol yaitu dari segi design cover, nuansa dewasanya sangat terasa, magis banget, Saya lebih merasa Mas Christian penulis luar. Top banget. Dan hal yang paling menarik dari Meet Lame yang menurut pandangan Saya, sepertinya penulis berusaha menjadi sisi penengah dan penentu hubungan lewat tokoh "Aku." Karakter dua tokoh pria juga sangat memikat, dan uniknya nama mereka hampir mirip, Saya membayangkan pastinya tokoh "Aku" akan sangat sulit menentukan yang akan menjadi pendampingnya, karena yang memperebutkannya dua sosok yang memiliki karakter yang tidak terlalu jauh berbeda, Hihi. Amazing Character. Love it.

    BalasHapus
  10. Gimana yaa rasanya jadi 'Aku'? Pasti membingungkan dan bikin ngga bisa tidur seminggu karna kepikiran.
    Ahh sudahlah, berdoa semoga jdi nyata saja. :D

    BalasHapus
  11. Hmm
    entah kenapa aku tipe yang ga suka dengan sudut pandang tokoh utama yang tanpa nama
    rasanya pengen saya getok karena sok tau sekali xD
    walau sebenernya nggak ada masalah juga sih dengan tokoh utama tersebut

    BalasHapus
  12. cie cie afifah jadi model. hihiii

    mau bilang apa lagi, penasaran aja pengen baca

    BalasHapus
  13. cerita yang tokoh utama cewek pake nama aja suka bikin ngerasa kalo tokoh itu adalah aku, apalagi di novel ini pake tokoh yang betul" berasa "AKU".. alamat tambah baper deh ya.. ahaha XD

    BalasHapus
  14. Aku rada bingung sih, itu sinopsis dari cerita lain atau cerita Meet Lame? Aku kurang ngeh. juga bagian "cowok yang satu.... cowok satunya lagi...." emang otak aku yang lama ngerespon kali ya wkwk.
    Dan di blog ini lebih banyak menceritakan tentang si "Aku" YEAY! (atau memang ngga ada diceritakan sosok daniel dan janiel ya?)
    keren juga sih... walaupun cuman satu tapi ada photo quotes.
    Dan ngomong-ngomong spoiler... pembaca wattpad sudah tahu, tapi aku belum fyuh.

    BalasHapus
  15. pasti langsung jadi baper gara-gara jadi 'aku' di novel ini ><

    BalasHapus
  16. Wih Janiel Daniel, ditaksir cowok dengan nama mirip-mirip. Kece lagi dua-duanyaa yaaaa ? Beruntung banget si "Aku" ini =))

    BalasHapus
  17. memang cerita sudut pandang orang pertama itu agak susah. apalagi ini melibatkan dua cowok. tapi serunya karena menggunakan kata "aku" jadi berasa diri sendiri yg jadi cast nya

    BalasHapus
  18. aku bener-bener tertarik untuk membaca buku ini. sudut pandang yang digunakan itu yang membuat aku penasaran. selama ini juga bang Christian Simamora selalu membuat noovel yang "kipas-kipas" dan kali ini, berbeda? huh! bikin penasaran saja

    BalasHapus
  19. Kemudian menyeret diri ke kubu Daniel. Yakkkkk I'm absolutely fan of bad boyyyyy!!!
    Btw kutipan-kutipannya kok ngena ya *eh*
    Cinta segitiga selalu menarik buat dibaca. Nggak pernah mati deh XD

    BalasHapus
  20. Selain ceritanya dan karakter novel bang Ino yang selalu bikin klepek-klepek, sudut pandang "aku" di novel ini memang jadi daya tarik sendiri ya :)

    BalasHapus
  21. Jarang-jarang nih novel Indonesia pakai tokoh tak bernama *meski kalau menyimak dari wawantjara sik nama belakangnya sudah ketahuaan*.

    Ini repiu-nya kok singkat sekali sik? Bikin gemes jadinya :))))

    BalasHapus
  22. 4 bintang udah cukup untuk membuat penasaran :D Dan 4 bintang kayaknya udah cukup untuk yakin baca ceritanya :D

    BalasHapus
  23. Aduh-duh, jalan-jalan dari satu blog ke blog lain, dan membaca review Meet Lame membuat semakin penasaran dan ingin segera mencomotnya.

    BalasHapus
  24. udah liat buku ini di gramed tapi belum beli karena harganya huhuhu
    dari reviewnya bikin penasaran

    BalasHapus
  25. waaahhh,,, dari cover dan isinya kayaknya bakal seru buku ini...

    BalasHapus
  26. Sampai sekrang, aku masih bertanya-tanya.. "Aku" itu sebenarya siapa??

    BalasHapus
  27. Cinta yang muyengin sebenarnya. Tapi yah jatuh diantara dua hati, siapa juga yang bisa hindari? Aw, karya bang Ino, kapan sih nggak dinanti? Aku padamu lah oh Meet Lame.

    BalasHapus
  28. Saya liat spoiler isi bukunya, teringat The Vampire Diaries. Iyaa itu modelnya mirip ama si Nina pemeran Elena (yang omong-omong udah ga main di sisen 7). TVD juga sejenis sih cinta segitiga juga, hahaha

    BalasHapus
  29. Kisah cinta segitiga biasanya bikin gak tega ketika salah satu dari ketiganya terluka. Tapi kata-kata afifah yang bilang “Buku ini termasuk buku yang bisa dibaca sambil berjalan.”, sepertinya kisah novel ini tidak terlalu berat.
    Gaya fotonya oke lah, tapi kalau wajahnya tidak ditutupin pasti bakalan lebih sempurna! ;)

    BalasHapus
  30. suka dengan photo quotesnya... kalimatnya itu menggambarkan sekali orang yang gagal move on... dan saya tau banget gimana rasanya... :'( si "Aku" gitu juga kali ya... gagal move on...

    BalasHapus
  31. Haiii ... "Aku", kita ketemu lagi nih di blog tour yang kedua. Aku masih jatuh cinta dengan kehidupan ceritamu lho, malah aku iri deh sama kamu. Dicintai oleh 2 cowok ganteng, tapi sama-sama nyakitin itu yang bikin nggak enak. Ada yang bilang hidup itu bukanlah sebuah game. Menurut "Aku" gimana? Kalau menurutku game adalah kehidupan. Kita berperan memainkan sesuatu. Jika kita salah ambil keputusan, mau tidak mau kita harus menghadapi resikonya. Jadi, semangat untuk "Aku".

    Kak Afifah, fotonya nggak bikin sinyal ketap-ketip kok. Malah bikin mataku yang ketap-ketip kok. Hehehehhehe

    BalasHapus
  32. Suka ga suka sih sama kisah tentang cinta segitiga. Aku kan orang nya ga tegaan, ketika peran dalam novel ini ngerasain sakit, aku suka langsung males baca karena pasti aku juga ngerasain sakit. Tapi karena ini novelnya bang Chris, aku pasti bakalan suka, karena itu aku mati-matian ikut blogtour untuk dapet novel ini. Dan semoga aja menang haha

    BalasHapus
  33. Yang menarik menurutku adalah penggunaan tanpa nama, kesannya aku sendiri yang sedang diperebutkan oleh Daniel dan Janiel wkwkk.. kebayang gimana imajinasi ini akan berkembang ketika berinteraksi dengan mereka. Pasti senyum-senyum geje :3

    BalasHapus
  34. buku yang misterius dan menarik karena "aku" yang tidak dinamai. Atau aku adaah sebuah nama ??

    BalasHapus
  35. Saya make note di bagian "buku ini bisa dibaca sambil berjalan", dan mengartikannya secara denotatif. Nggak apa-apa nih baca bukunya sambil jalan? Cerita cinta segitigaㅡyang kayanya asikㅡgitu, kalau dibaca sambil jalan, bisa-bisa kejedot tiang lampu buat pose kecenya Adek nih hahaha~
    Di sini Adek fokus di "Aku" ya, Janiel sama Daniel sampe engga kelirik tuh. Nanti mereka ngambeg lagi kecakepannya engga dibahas hehehe~ Well nice review as usual :) Lemme move to interview yak :)

    BalasHapus