Jumat, 25 September 2015

PS: I Still Love You - Jenny Han


- Growing Up -


Judul buku: PS: I Still Love You
Penulis: Jenny Han
Penerjemah: Airien Kusumawardani
Editor: Selsa Chintya
Penerbit: Penerbit Spring
Cetakan: Ke-1, September 2015
Jumlah halaman: 356
ISBN: 9786027150539

"Kau tidak mungkin bisa melindungi dirimu sendiri dari patah hati, Lara Jean. Itu bagian dari hidup." - hlm. 275 (Daddy to Lara Jean)

Lara Jean memang mengawali hubungannya dengan Peter melalui cara yang salah, tapi semua bisa menyenangkan. Sayangnya, menjadi pacar Peter tidak mudah. Ada Gen yang masih membayangi. Gen adalah tipe orang yang bisa melakukan segalanya.

Lalu, tiba-tiba saja Lara Jean mendapat surat balasan dari John. Cowok itu pun masuk kembali ke dalam kehidupan Lara Jean, sebagai sahabat pena. John seperti mimpi yang menjadi nyata.

Ketika rumah pohon tempat Lara Jean bermain dengan teman-temannya dulu akan dirobohkan, dia membuat pesta untuk membuka kapsul waktu yang ditanam di bawahnya. Lara Jean mengundang semua teman-teman sepermainannya termasuk John. Dia hanya melewatkan satu orang: Gen. Tapi kemudian Peter datang bersama Gen.

Mereka memainkan permainan yang dulu mereka lakukan. Permainan itu adalah untuk saling mengalahkan satu sama lain, tanpa batas waktu. Dulu, Lara Jean tidak pernah, tapi sekarang dia sangat ingin menang. Menang dari Gen.

Dalam usahanya untuk menang, Lara Jean sering melihat Peter semakin dekat dengan Gen. Tapi, ada John yang semakin sering mengisi hari-harinya secara nyata, bukan lagi sekadar bertukar surat. Ternyata, John menyukainya sejak dulu.

"Tidak seorang pun bisa menyukai siapa pun dengan kadar yang sama persis." - hlm. 110 (Stormy to Lara Jean)

* * *

Rasanya sudah lama sekali menunggu buku ini terbit, padahal baru beberapa bulan. Ketika pre order dibuka, aku pun segera memesannya. Aku sangat jarang berlaku seperti itu, kecuali untuk komik.

Lalu, apa yang kudapat?

Bab-bab awal membuatku banyak tersenyum dan tertawa sendiri. Sekali lagi aku dibawa ke dalam masa remaja dengan masalah tersendiri, tetapi menyenangkan. Bagian awal, aku sudah menemukan masalah yang cukup membuat Lara Jean kebingungan. Pembaca To All The Boys I've Loved Before pasti masih ingat ending buku tersebut, tapi masalah itu mundur lagi, terkait ke halaman-halaman sebelumnya. Masalah itu hanya pembuka untuk membuat Lara Jean dan Peter semakin dekat, tapi juga membuat Lara Jean semakin tidak bisa memercayai Gen.

Menginjak bagian tengah, aku mulai merasakan buku ini lebih kental dengan unsur romance dibanding buku sebelumnya. Kalau buku sebelumnya cukup banyak masalah dengan saudara atau sahabat, masalah Lara Jean kali ini lebih banyak terkait hubungannya dengan Peter.

Penulis membuat kisah romance dengan tetap mengaitkan pada persahabatan. Cerita cinta masa SMA tidak seharusnya menggebu-gebu dan penulis meraciknya sehingga Lara Jean memiliki cerita cinta yang easy going tapi sangat berarti. Aku benar-benar tidak tahu harus menulis apa. Sepertinya aku bisa terkena book hangover berhari-hari walaupun sudah membaca buku lain.

Image source: weheartit, edited by me

Side line paling menarik menurutku adalah mengenai Lara Jean dan Gen. Bukan tentang memperebutkan Peter, melainkan karena persahabatan mereka. Masa sekolah menengah adalah masa yang dipenuhi teman. Sebagai dua orang yang pernah sangat dekat lalu bermusuhan, mereka memberiku banyak hal. Aku suka Lara Jean membenci Gen, itu membuatnya menjadi remaja yang umum, bukan malaikat pemaaf.

Buku ini memberi banyak gambaran tentang growing up. Bagaimana seseorang bisa melangkah dari cangkang nyamannya. Bagaimana begitu banyak hal terjadi dalam sebuah fase kehidupan bernama "remaja".

Sepertinya tidak ada lagi yang bisa kusampaikan. Terlalu banyak yang ingin kubuka, tapi itu akan mengurangi rasa ingin tahu dan euforia calon pembaca ketika pada akhirnya bisa membuka lembar demi lembar buku ini. Seperti buku sebelumnya, aku ingin buku ini dibaca siapa pun. Siapa pun yang baru akan, sedang, atau sudah menghadapi masa remaja. ^^

Jadi, rating yang kuberikan adalah:



2 komentar:

  1. Nah Lho, kok di foto cover ada editan tulisan 'Selamat tinggal, Peter' ? KYAAA APA YANG TERJADI DI SEKUEL INI >,< ? Daku tak sabar ingin membaca P.S. I Still Love You~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat nunggu pak pos aja deh. Hihi.

      Hapus