Minggu, 27 September 2015

Header Baru untuk Lady Book




Akhirnyaa.... Lady Book punya header sendiri, yang gambarnya nggak ngambil dari Google. Biarpun gambarnya ngambil dari tempat yang bebas, tetap rasanya nggak enak. Ibarat ditraktir es krim, tetap lebih enak beli sendiri. Lebih puas, mau makan sebanyak apa pun nggak masalah. 

Sayangnya, kendala sejak masa lampau adalah aku nggak punya perkakas desain grafis di Levy-chan. Aku juga nggak bisa menggambar-gambar bagus. Mungkin kalau punya perkakas desain grafis pun agak nggak berguna. *ngurek-ngurek tanah*

Tapi, aku sudah sangat gatal untuk mengganti header. Jadilah maksa bikin header walaupun seperti bisa kita lihat, abstrak bangeeet. Itu bikinnya pakai Paint. Haduh, dari kelas 7, aku nggak betul-betul bisa menggambar pakai Paint. Terlebih, aku menggambarnya pakai touchpad.

Untungnya, judul blog ini ada kata "notes"-nya. Sebagai besar notes kan dibuat acak-acakan. Notes waktu sekolah dulu, dari SD sampai kuliah, jarang banget ada yang benar, kecuali disuruh guru. Aku memang malas. Prinsipku, kalau ada buku cetak, kenapa mesti buat catatan. Kalau ada komputer, kenapa mencatat dengan tulisan tangan. Kalau bikin catatan, ujung-ujungnya berantakan dan ada gambar-gambar nggak jelas di sana-sini. Pertanda anak kreatif kali, ya. Huehehe.

Karena itu, anggap saja header ini tulisan tangan. Sejak awal, blog ini kelihatan childish. Dulu sih karena template yang aku temukan dan langsung kusuka kelihatan childish. Sekarang, karena memang terlanjur. Jadi aku sekalian saja buat yang kelihatan "anak-anak". Yaaah, walaupun buku-buku yang kureview sebagian sudah berlabel D sih. Aku juga membuat gambar-gambar supaya nggak sepi, juga karena kadang pada catatan terselip gambar-gambar aneh yang dibuat saat jenuh.


Ada gambar cewek karena "lady" pasti cewek. Gambar kepik karena aku suka kepik, kecil-kecil imut. Nama blog ini saja terinspirasi dari si kepik. Lady Book, ladybug. Mleset-mlestin lah. Mata si kepik mungkin terlihat malas, tapi dia berjalan ke atas. Artinya, dia tetap maju walau harus bertarung dengan rasa malas. *padahal nggak sengaja matanya begitu*. Ada gambar bintang karena aku suka bintang, semacam pencapaian atau target yang tinggi gitu deh. Gambar bunga.... supaya cute aja sih. :P

Setiap header yang kubuat, pasti warna dasarnya biru. Dulu juga di bawah gambar, warnanya biru kan? Header blogku yang satu lagi, Flying Without Limit, juga biru, warna lainnya hanya sedikit malah. Ketahuan kan warna favoritku apa?

Oh, ya, kenapa aku nggak pakai jasa orang lain untuk dibuatkan header? Jawabannya karena aku pelit merasa lebih puas dengan hasil sendiri. Usaha lebih meninggalkan kesan menyenangkan daripada sekadar membayar untuk hasil yang bagus. Eh tapi aku nggak bermaksud menyindir yang beli header loh. Ini semacam prinsip. Bagiku, membuat sesuatu dengan otak kanan, memiliki kesenangan tersendiri. Bukan hasilnya yang memberikan kesenangan, melainkan prosesnya. Ketika proses pembuatan, ada sesuatu yang membuat bersemangat.

Oke, so, akhirnya blog ini punya header sendiri. Perlu dirayakan? Yuk! Ambil gelas, isi dengan cairan yang bisa diminum. Dan, cheers!

10 komentar:

  1. Cheers!!!
    Wahhh headernya manisss... *jadi keinget adikku #lah?
    Salfok sama kumbangnya. Unyu unyu gimana gitu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terharu deh dibilang manis walau disamain sama adik,hehe. Kan biar kelihatan muda selalu. :P
      Omong-omong, salfok itu apa, ya? #kudet

      Hapus
  2. bagusssssssssssssss.... kok aku suka ya dengan headermu... ceria dan imut... baguss.. itu gambar sendiri pake aplikasi apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pakai Paint. Satu-satunya aplikasi menggambar yang kupunya. :")

      Hapus
  3. Yeee.. Selamat Mbak. headerku juga baru tapi dibikinin hihihi! Ini mah kreatif. Sippp ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dibikinin atau bikin sendiri, yang penting header blog beda dengan header orang lain itu bikin makin semangat ngeblog. Hehe. ^^

      Hapus
  4. Setujuuu... aku selalu pakai semua foto & gambar sendiri kecuali kewajiban review yg harus pakai foto brand. Selamat header barunya ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyap, lebih nyaman dan aman pakai punya sendiri, nggak akan ada yang klaim. Tapi aku masih suka pakai gambar orang lain untuk pict quotes sih. *tutup muka*
      Makasih, mak. ^^

      Hapus
  5. Waaah, mau juga punya header buatan sendiri. Aku malah nggak tahu kalau ada jasa pembuat header gitu. Hihihi. Maklum aku ini newbie di dunia blog. Tapi, aku nggak yakin deh aku bisa buat header sendiri melalui app paint dengan bentuk tulisan sebagus itu. Karena aku nggak bersahabat banget sama mouse. XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga tau dari teman yang bisa bikin header.
      Bagus apanya, jadi kayak tulisan anak baru bisa nulis gitu. Haha. :D

      Hapus