Jumat, 31 Juli 2015

[Opini] Favorite Side-kick Characters



Tema Opini Bareng bulan Juli ini adalah Side-kick Characters.

Ketika membaca, sering kita temukan tokoh utama memiliki teman baik. Kadang, teman baik itu bukan sekadar teman numpang lewat, tapi juga mempengaruhi si tokoh utama. Teman baik tokoh utama selalu ada kapan pun diperlukan. Beberapa buku mungkin menceritakan konflik tokoh utama dengan teman baiknya, tapi pada akhirnya mereka akan tetap kembali. Teman baik itu juga kadang menjadi “Sang Pencerah” tokoh utama dalam mengambil keputusan agar tokoh utama bisa berakhir bahagia. 

Beberapa tokoh teman baik mencuri perhatian sama banyaknya dengan tokoh utama. Berikut beberapa karakter favorit saya:

Ron Weasley dan Hermione Granger (Harry Potter)

Adakah yang tidak mengenal mereka? Teman baru saya yang tidak terlalu menyukai Harry Potter mengenal mereka. Mereka adalah best friends forever. Awal persahabatan mereka tidak sepenuhnya baik, tapi tetap berakhir baik. Saya suka ketika akhirnya Harry, Ron, dan Hermione menjadi satu keluarga. Ron menikah dengan Hermione. Harry menikah dengan adik Ron, Ginny. Dengan begitu, mereka akan selalu bersama selamanya.

Samwise Gamgee (The Lord of The Rings)

Tidak ada teman perjalanan yang lebih baik daripada Sam. Sam yang bijaksana, tidak terpengaruh dengan cincin yang selalu bisa mengubah sifat siapa pun. Kesetiaannya terhadap Frodo pun membuatnya sangat pantas menemani perjalanan yang paling berbahaya.

Kitty dan Margot (To All The Boys I’ve Loved Before)

Saya sangat suka dengan kekompakan Gadis-gadis Song. Margot mungkin sosok kakak yang sempurna, tapi tidak membuat Lara Jean iri dalam bentuk negatif. Kitty kadang sedikit nyeleneh, tapi saya menyukai jalan pikirannya. 

Para pelayan keluarga Phantomhive (Black Butler)

Mungkin hanya keluarga Phantomhive yang memiliki pelayan sekaligus bisa dijadikan pengawal. Ada yang sangat kuat sampai bisa mengangkat beton yang besarnya berkali lipat besar tubuhnya, ada yang ahli dalam ledakan, ada ahli menembak sampai tidak perlu menggunakan lensa pada senapan, juga ada kepala pelayan tua yang . . . tetap bisa diandalkan kok. Dan, mereka semua berpenampilan seperti pelayan biasa, bahkan sepertinya lebih tidak meyakinkan dan tidak cakap dibanding pelayan biasa.

Happy (Fairy Tail)


Ini dia karakter yang selalu muncul sebagai rating saya. Happy berbentuk kucing bersayap, tapi dia bukan kucing. Dia adalah exceed. Jangan terjemahkan sebagai exceed dalam bahasa Inggris, karena spesiesnya memang exceed. Telur Happy ditemukan oleh Natsu, yang saat itu mengira itu adalah telur naga. Natsu pun merawat telur itu hingga menetas. Sejak saat itu, keduanya tidak terpisahkan walaupun ada kalanya mereka bertengkar. Happy pun bisa membawa Natsu terbang dan ini adalah hal yang sangat berguna dalam pertarungan. Natsu yang memiliki motion sickness setiap naik kendaraan, bisa meng-handle keadaannya itu ketika terbang dengan Happy karena Happy bukan kendaraan, melainkan teman.
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar