Jumat, 17 Juli 2015

Antony van Leeuwenhoek - Nurmiadi


- Penemu yang Membolos -


Judul buku: Antony van Leeuwenhoek
Penulis: Nurmiadi
Penerbit: Elex Media Komputindo
Cetakan: Ke-2, 2009
Jumlah halaman: 104
ISBN: 9789792727173


Masih ingat dengan pelajaran Biologi di SMP atau SMA? Siapa Bapak Mikrobiologi? Dialah Antony van Leeuwenhoek. Beliau adalah orang pertama yang menekuni mikrobiologi. Awal mula penemuannya pun tidak sengaja. Berawal dari kesenangannya terhadap lensa.

Beliau adalah salah satu ilmuwan yang tidak mengenyam pendidikan tinggi. Kepandaiannya tidak terlalu menonjol. Saat sekolah menengah, beliau sering membolos dan pada akhirnya berhenti sama sekali. Antony van Leeuwenhoek lebih suka menggerinda lensa.

Orangtua Antony van Leeuwenhoek mengkhawatirkan masa depannya, tetapi tidak memaksanya melanjutkan sekolah. Akhirnya, orangtua Antony mengajak belajar sambil bekerja pada teman almarhum ayahnya. Di sanalah beliau mengenal mikroskop. Semula, mikroskop hanya sebuah lensa yang untuk melihat serat kain. Ketertarikan Antony terhadap lensa membuatnya membuat sendiri mikroskop yang terus dikembangkan perbesarannya. 

* * *
Buku ini adalah buku ke-47 dalam Seri Tokoh Dunia. Dulu, sewaktu SD, saya menyukai seri ini. Saya belum membaca semua bukunya. Ketika menemukan buku ini dalam tumpukan buku diskon, langsunglah saya ambil. Lagipula, nama tokoh ini cukup saya kenal dari pelajaran Biologi.

Dibandingkan dengan buku lainnya dalam seri ini, buku ini bisa dibilang tidak memiliki terlalu banyak konflik. Mungkin memang jalan hidup Antony van Leeuwenhoek seperti itu. Satu-satunya hal yang dapat dikatakan konflik adalah mengenai pendidikan beliau.

Hal yang paling saya suka adalah orangtua Antony van Leeuwenhoek tidak memaksakan kehendak untuk membuat Antony bersekolah. Walaupun begitu, solusi tetap dicarikan agar masa depan Antony bisa menjadi baik. Kalau Antony dipaksa bersekolah, mungkin sekarang kita tidak akan mengenal Antony van Leeuwenhoek sebagai Bapak Mikrobiologi. 

Karena buku ini adalah buku anak, buku ini sudah seharusnya memberikan sesuatu yang dapat dijadikan inspirasi untuk anak. Saya rasa, keuletan dan fokus Antony van Leeuwenhoek dalam menggeluti hal yang disukainya dapat dijadikan contoh. Keingintahuan yang besar pun merupakan salah satu hal yang perlu dikembangkan.

Satu hal yang kurang saya sukai dari buku ini gambar dalam buku ini terlalu dewasa. Buku ini adalah buku anak berupa komik dengan penggunaan kalimat pun yang mudah dipahami anak-anak. Sayangnya, bagi saya yang terbiasa dengan komik Jepang yang unyu-unyu, gambar dalam buku ini terlalu "kasar". Mungkin lebih baik kalau dibuat seperti gambar pada komik Doraemon.

Rating: 2.5



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar