Kamis, 02 April 2015

Top 5 Local Romance Author




Sebagian besar romance yang saya baca ditulis oleh penulis lokal. Saya menyukai karya penulis lokal karena penulis lokal bisa menunjukkan kebisaannya memilih kata dan merangkai kalimat tanpa perlu diotak-atik oleh penerjemah. Semuanya murni pilihan penulis, dengan bantuan editor. Walaupun beberapa buku memiliki gaya seperti buku terjemahan, tapi saya tidak perlu membayangkan naskah asli buku tersebut.

List ini dibuat berdasarkan rank pribadi yang saya berikan. Top 5 ini saya buat dengan urutan 5-1. 




Sefryana Khairil

Image source: Devianart, edited by me


Jujur sejujur-jujurnya saya baru membaca satu karya Sefryana Khairil, yaitu Tokyo. Saya sempat berencana membaca Beautiful Mistakes, tapi sampai sekarang belum juga membacanya.

Yang pasti, Tokyo membuat saya terkesan padahal menurut saya kisahnya tidak terlalu istimewa. Mungkin karena settingnya Tokyo, mungkin karena hal-hal romantis yang Tora lakukan untuk Thalia yang sebetulnya adalah orang asing. Yang pasti, saya memang menyukai kisah dua orang yang tidak sengaja bertemu dan saling menyukai dalam waktu singkat karena rasanya seperti fairy tale. Dan, Sefryana Khairil membuat dua orang itu saling membutuhkan sehingga hubungan mereka dimulai dengan cara yang halus.



aliaZalea


Berawal dari keisengan membeli Crash Into You, saya menemukan kisah sederhana yang diceritakan dengan gaya ngepop. Dari segi cerita, Crash Into You biasa saja, tapi saya menyukai cara aliaZalea bercerita yang tidak bertele-tele. Waktu itu, sebetulnya saya ingin membaca Dirty Little Secret yang kebetulan masih hangat dan banyak mendapat kesan positif, tapi saya mencoba novel lain yang lebih lama. 

Saat membaca Dirty Little Secret-lah saya yakin saya menyukai penulis ini, lebih tepatnya gara-gara Erga dan Raka. Kisah yang bertema keluarga ini menarik perhatian saya karena ada dua hal yang selalu saya suka untuk dijadikan tema, persahabatan dan keluarga. Walaupun pada awalnya Ben kembali untuk Jana, akhirnya dia ingin bersama Erga dan Raka. Untuk novel romance, Dirty Little Secret mungkin kurang greget, tapi saya tidak bisa tidak mengacuhkan novel ini.




Image source: Deviantart, edited by me
Orizuka


Dari sekian banyak karya Orizuka, sebetulnya saya baru membaca beberapa dan sebagian besar bukan romance. Tapi, setiap Orizuka menyelipkan sisi romantis dari karyanya. Selipan romantis itu, bagi saya, lebih romantis daripada novel romance. Contohnya, pasangan-pasangan yang muncul di Best Friends Forever. Walaupun bertema persahabatan, penjelasan mengenai bagaimana pasangan-pasangan itu bisa muncul memiliki porsi yang cukup untuk dinikmati keromantisannya. 

Buku-buku seperti Infinitely Yours dan The Truth about Forever tentunya memiliki porsi romance yang besar. Dengan gayanya, Orizuka mampu membuat kisah cinta yang mengalir tanpa tersa memaksa mulai dari dua orang asing hingga keduanya jatuh cinta.


Image source: 7-themes, edited by me

Ilana Tan
Image source: Devianart, edited by me


Penulis misterius yang banyak membuat orang jatuh cinta di setiap musim ini sebetulnya mematahkan hati saya pada buku pertamanya yang saya baca: Autumn in Paris. Walaupun patah hati, saya bisa mengerti kenapa tentraloginya sangat digemari. Cerita yang tidak biasa dan ekseskusi luar biasa membuat banyak orang menyukainya. Ilana Tan adalah penulis yang menyakinkan saya bahwa galau karena cinta adalah hal biasa, tapi memperjuangkan cinta adalah hal yang harus dilakukan.

Tentralogi empat musimnya bukan tanpa alasan. Musim-musim tersebut bukan sekadar tempelan, tetapi bisa membangun suasana dalam cerita. Hangat di musim semi dan dingin di musim gugur. Semuanya memberikan kesan tersendiri pada setiap musim.

Winna Efendi


Winna Efendi adalah penulis romance pertama yang membuat saya jatuh cinta. Gayanya yang slow but sure membuat saya menyukainya. Kemampuannya mengolah kata membuat saya berpindah haluan. Di novel Unforgettable, saya menemukan romantisme yang terjadi antara dua orang asing yang tidak pernah saling menyebutkan nama. It’s not my favorite, but it is unforgettable. Winna Efendi berhasil membuat dua orang asing saling jatuh cinta tanpa mengetahui nama mereka dan rasanya itu lebih dari cukup untuk menjadikannya my favorite romance author.

Image source: Devianart, edited by me


Playing Around with Romance

12 komentar:

  1. Aku baca Ilana Tan ama AliaZalea.
    Suka sama gaya penulisan Ilana Tan.
    Kalau aliaZalea aku suka gregetan sendiri sama karakternya =P

    BalasHapus
    Balasan
    1. aliaZalea bisa benget ngedeskripsikan karakternya. :D

      Hapus
  2. Aku suka ilana, orizuka sama sefryana. :D mereka punya karakter sendiri yang beda dari penulis lain, hehe

    BalasHapus
  3. Aku suka ilana, orizuka, sama kak winna effendi😍 cerita cerita nya berkesan banget, ada 'sesuatu' yang ngebuat menarik dibaca dan diingat😁♥

    BalasHapus
    Balasan
    1. "sesuatu" yang tidak mudah dideskrpsikan. :D

      Hapus
  4. aaa... aku udah pernah baca buku dari semua author yang kamu tuliss...
    Sefryana: pandai membuat konflik dan gaya penulisannya mellow gitu (selalu membuat aku terbawa suasana)
    Ilana Tan: Gawd.. aku penasaran bingit sama author ini. Btw author ini keturunan tionghua ya? mengingat marga TAN. Aku uda baca semua karyanya.. dan wishlist: In a Blue Moon.. benerrr.. Ilana Tan selalu memliki 'ide' yang cemerlang dalam setiap karyanya. Ide cerita yang tidak mainstream (lupakan summer in seoul sejenak :D)Hanya saja, cara penulisannya agak kaku ya #opini
    Winna Efendi: Membuat sebuah 'ide' atau 'tema' yang MAINSTREAM (baca: sahabat jadi cinta) menjadi 'sesuatu' yang gimana yaaa... Tema yang mainstream bisa 'dibuat' jadi 'sesuatu' oleh keahlian Winna dalam cara penulisan :D
    Orizuka: aku sempet suka si sama Orizuka, karyanya udah 20an... Orizuka termasuk penulis yang 'produktif' ya... tema ceritanya berbeda-beda tiap novelnya... Tapi kayaknya aku kurang suka deh sama gaya penulisannya (?)

    #nahhmelencengnggaksihdaritopik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sefryana aku baru baca Tokyo, jadi ga terlalu keliatan selow melow.
      mungkin, tapi entahlah cuma nama pena atau bukan. ilana tan laki-laki atau perempuan aja hanya dia, GPU, dan Tuhan yang tau.
      winna efendi memang kebanyakan pakai tema sahabat jadi cinta. karyanya satu sama lain juga mirip-mirip, tapi tetep 'sesuatu'.
      gaya orizuka ga selow melow karena sasarannya kebanyakan anak sekolah sih.

      Hapus
  5. Aaaa banyak yg sama.. aku most banget banget itu Ilana Tan sih. Alia Zalea cm suka yg dirty little sercet, dan orizuka so far sukanya baru kisahnya si audy. Katanya audy bakal ada buku ketiganya

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku malah belum baca audy. mau nunggu sampai tamat, supaya ga nanggung bacanya. :d

      Hapus
  6. Heeey! Aku juga suka sama semuanyaaaaa! :D
    Utamanya sama aliaZalea, sampe nggak mau ngelewatin koleksi novelnya satu pun.
    Suka sama Sefryana gara-gara Coming Home. Ah, itu mencuri hatiku banget. Tapi sayangnya Coba Tunjuk Satu Bintang nggak cukup menggugah aku.
    Oh ya, udah nyicip tulisannya Karla M. Nashar? Itu fans-nya juga buanyak banget lho. Romance-nya legit sih kalo aku bilang. Beliau juga salah satu author fave aku di atas aliaZalea. :D

    BalasHapus
  7. Aku suka karya Orizuka dan Ilana Tan,. Novel mereka selalu dengan cerita yang beda dan gaya bercerita mengalir. AliaZalea aku baru baca Celebrity Wedding, kalau Sefryana Khairil rasanya pernah baca yang seri gagas duet,. Tokyo juga direkomendasikan teman, katanya novelnya seru..

    BalasHapus