Senin, 06 April 2015

Romantic Cities from Books




Latar tempat merupakan salah satu penunjang adegan romantis. Pemilihan latar yang tepat dapat meningkatkan chemistry dari para tokoh. Tentunya pemilihan latar harus diimbangi dengan pengolahan yang baik agar tidak menjadi sekadar tempelan. Kali ini, saya akan mengulik sedikit kota-kota yang sering menjadi setting novel, juga tempat-tempat dalam kota tersebut yang sering disebutkan dalam novel. Saya tidak bisa menyebutkan secara spesifik novel apa dengan setting di mana karena beberapa tempat ada dalam beberapa novel sehingga ingatan saya agak rancu. Beberapa tempat sebetulnya tidak dijadikan tempat adegan tertentu, melainkan hanya bagian dari percakapan, tetapi karena penasaran, saya pun Googling dan memutuskan tempat tersebut bisa menjadi tempat romantis.

Tokyo, Jepang

Beberapa novel yang menggunakan latar kota ini antara lain: Tokyo karya Sefryana Khairil, Ai karya Winna Efendi, dan Her Sunny Side karya Koshigaya Osamu.

Tokyo Tower
Source: Alljapantours

Menara tertinggi kedua di Jepang ini masih lebih eksis dibandingkan pesaingnya, Tokyo Skytree. Menara ini sebetulnya merupakan menara pemancar, tapi difungsikan juga sebagai tempat wisata. Terdapat dua ruang observasi. Main Observatory yang terletak di ketinggian 150 m dan Special Observatory yang terletak di ketinggian 250 m. 

Dari Main Observatory, pengunjung bisa melihat wilayah Kanto. Ruangan ini dibagi menjadi dua lantai yang dihubungkan dengan lift. Terdapat toko sovenir, peminjaman teropong, cafe, dan Great Shinto Shrine.  Pengunjung bisa membeli jimat di kuil tersebut. Dari Special Observatory, pengunjung bisa melihat Gunung Fuji dan Gunung Fukuba. Pengunjung juga bisa melihat Tokyo Tower lain dari Special Observatory. Terdapat jalan di bawah Tokyo Tower yang menyerupai Tokyo Tower. Pemandangan itu akan terlihat jelas kalau dilihat pada malam hari. Jalanan itu dihiasi lampu yang sewarna dengan Tokyo Tower. 

Ada mitos yang mengatakan bahwa pasangan yang melihat lampu Tokyo Tower dimatikan, pasangan itu akan abadi. Happily ever after. Bagi yang percaya, bisa menunggu sampai pukul 12 malam bersama pasangan di mana pun yang bisa melihat Tokyo Tower.

Odaiba

Odaiba adalah pulau sebuah pulau buatan. Walaupun buatan, pulau ini tidak sama seperti tempat lain di dunia, seolah terbentuk secara alami. Odaiba menyediakan restoran, pusat perbelanjaan, International Exhebition Center, museum, dan banyak lagi.

Odaiba dan Tokyo dibatasi oleh Teluk Tokyo. Penghubung dua tempat itu adalah Rainbow Bridge. Pada malam hari, jembatan tersebut akan menyala dengan warna-warna pelangi. Pemandangan tersebut bisa dilihat dari Odaiba. 

Ueno Park

Musim semi seperti ini rasanya tidak pas kalau tidak menyebutkan Ueno Park. Taman ini ditumbuhi lebih dari 1000 pohon sakura. Kalau mau kencan yang murah meriah, tapi berkesan, bisa ke sini. Tapi, kalau mencari tempat yang sepi *mau ngapain?*, sepertinya tempat ini bukan pilihan. Banyak orang berkumpul sambil piknik menikmati bunga sakura di sini. 

Masih di sekitar Ueno Park, terdapat Ueno Zoo. Yang ini, saya tahu dari drama. Kalau yang saya lihat di drama-drama Jepang, orang Jepang suka berkencan di kebun binatang. Jadi, mungkin ini salah satu pilihan tempat romantis. 

Kuil Sensoji

Nah, kalau ini, saya ingat dari novel apa karena jarang disebut. Saya mengetahui tempat ini dari Tokyo karya Sefryana Khairil. Tora dan Thalia ngomongin jodoh di tempat ini. Hehe.

Kuil ini adalah kuil Buddha. Terdapat patung dewa-dewi Jepang. Tidak jauh dari gerbang (Homozom Gate), terdapat pagoda tingkat lima, Gojunoto. Di sekita kuil juga terdapat taman. Bagi yang menyukai hal-hal yang berbau tradisional, tempat ini bisa menjadi pilihan.

Source: Jalan2

 Seoul, Korea Selatan

Beberapa novel yang menggunakan latar kota ini antara lain: Close To You karya Clara Canceriana, Bi! karya Fei, dan Infinitely Yours karya Orizuka.

N Seoul Tower
Source: Visit Seoul

Saya tidak tahu ada kepercayaan apa, tapi orang Korea kadang tidak mau datang ke tempat ini kalau bukan bersama orang yang spesial. Menara ini juga menyediakan cafe, ruang observasi, dan toko sovenir. 

Seperti menara-menara lainnya di dunia, pengunjung bisa menikmati pemandangan kota. Sebagai tambahan, pengunjung bisa memasang gembok bertuliskan namanya dan pasangan di pagar atas menara ini. Setelah terpasang, kunci gembok tersebut dibuang. Ada kepercayaan bahwa pasangan yang melakukan itu akan langgeng. 

Insa-dong

Insa-dong menawarkan nuansa tradisional Korea. Di wilayah ini, berderet toko-toko tradisional, restoran, sampai galeri. Ada juga beberapa museum di wilayah ini.

Source: Visit Seoul

Kota-kota di Eropa dalam Novel Bertema Musik Klasik

Beberapa novel yang menggunakan latar kota-kota ini antara lain: Fantasy karya Novellina A., First Love Forever Love karya Shu Yi, dan Hanna karya Josphine Widya Wijaya.

State Opera (Staatsoper), Wina, Austria. Source: Wikipedia
Bagi saya, musik klasik selalu membawa kesan romantis tersendiri. Berbicara musik klasik, tentu langsung terbayang kota-kota di Eropa. Benua ini adalah masternya tempat-tempat romantis. Bahkan, kadang, saat membaca novel bukan romance berlatar Eropa, kesan romantis tetap bisa dirasakan. 

Beberapa novel menggunakan latar kota-kota tersebut. Sebut saja Wina, Praha, Brussel, Salzburg, sampai Odessa. Latar tersebut biasanya dipilih bukan hanya karena terkenal, tetapi juga memiliki nilai lebih, seperti tempat komposer dilahirkan dan dibesarkan, tempat sekolah-sekolah musik yang melahirkan musisi dunia, atau tempat diselenggarakannya festival internasional. Kesan “old” dan musik klasik menjadi perpaduan untuk memberikan bumbu romantis dalam cerita.

Salzburg, Austria. Source: Wikipedia

Itu tadi beberapa kota romantis versi saya. Semua tempat bisa menjadi tempat romantis kalau bisa menciptakan suasana romantis itu.

Kunjungi juga tempat-tempat lainnya di blog tim Romance.

4 komentar:

  1. sekarang lagi banyak novel dengan latar belakang Korea sepertinya :)

    BalasHapus
  2. latar belakang menentukan banget dalam fiksi. eh tapi, romantisme bisa juga muncul meskipun latarnya agak bringas. misal, di daerah yang ada gengnya. Pas adegan pukul-pukul, masukin sedikit sisi romantis. Ea..

    BalasHapus
  3. tempat romantis biasanya romantis kalo ada pasangannya. hihi. asyik banget ya kalo settingnya di tempat romantis gini. jadi kebayang gimana kalo bisa beneran ke sana, hehe. aku juga naksir korea dan jepang. :D

    BalasHapus
  4. Tokyo Tower mirip Eiffel ya. :D
    By the way, kok menara Eiffel nggak dimasukin juga? Kan Paris itu katanya kota paling romantis di dunia. Sampe diadaptasi di novel/film Eiffel I'm in Love. Oh, mungkin Eiffel sudah terlalu mainstream juga ya. Hehe.
    By the way, kota Verona juga cantik lho. Kalo pernah nonton film Letters to Juliet, nah itu dia. :)

    BalasHapus