Sabtu, 26 Juli 2014

Galuh Hati - Randu




- Misteri di dalam Hati -

Judul buku: Galuh Hati
Penulis: Randu
Penerbit: Moka Media
Cetakan: Ke-1, 2014
Jumlah halaman: 294
ISBN: 9797958167

"Intan tetaplah intan, Abul. Dia tidak akan menjadi biasa hanya karena berada di tenpat berlumpur. Itu yang harus kau pelajari." - Gil to Abul

Galuh adalah sebutan kehormatan bagi intan di Cempaka. Hanya ada satu pekerjaan bagi kaum lelaki Cempaka: mendulang intan. Namun, Abul tidak diizinkan mengikuti jejak para lelaki di sana. Ayahnya ingin Abul bersekolah.

Kai Amak, seorang legenda di Cempaka, suatu hari memutuskan untuk mendulang. Kakek itu sudah bertahun-tahun tidak turun ke pertambangan. Dia juga sudah kaya raya, Tidak ada alasan lagi baginya untuk mendulang. Siang harinya Kai Amak mendulang. Tidak lama karena fisiknya sudah tidak kuat. Namun, malamnya Kai Amak kembali muncul.

Saat itu, Abul masih di warungnya, dekat pendulangan. Kai Amak membawanya ke rawa yang jauh, yang tidak pernah digunakan para pendulang. Kai Amak mengumpulkan pasir dari rawa itu. Pasir itu dimasukkan ke dalam karung dan dititipkan di warung Abul. Kai Amak mengatakan terdapat intan dalam pasir itu.

Kai Amak menceritakan kisah hidupnya pada Abul. Tentang persahabatannya dengan seseorang bernama Antas, seseorang yang keberadaannya masih berupa mitos. Tentang kekagumannya pada Antas. Tentang Antas yang jatuh cinta kepada Sarah dan Kai Amak membantu mereka untuk dekat. Tentang Kai Amak yang juga menyukai Sarah. Tentang intan legendaris bernama Galuh Hati yang ditemukan Antas, yang menandakan syarat ayah Sarah sudah dipenuhi. 

Cerita berhenti sampai Sari, sepupu Kai Amak, mendorongnya untuk bergegas sebelum pernikahan Antas dan Sarah terjadi. Kai Amak berjanji akan melanjutkan cerita itu.

Janji itu tidak pernah dipenuhi. Pagi harinya, Kai Amak meninggal.

Dengan bantuan Gil, Abul mencari tahu mengenai Antas, Sarah, dan Galuh Hati.

"Jika hanya kau yang dikenali musuhmu, kau tidak bisa mengalahkannya. Kau harus mengenali siapa musuhmu." - Gil to Abul
* * *
Saya mengira akan menemukan cerita mengenai cinta segitiga, mungkin agak melow. Tagline novel ini pun mengatakan demikian, "Tiga Cinta, dan Satu Rahasia". Judulnya pun membuat saya mengira saya hanya akan menemukan kisah cinta karena kata "hati" selalu terkait hal itu. Ditambah, definisi "galuh" berdasarkan KBBI.




Saya menyimpulkan mungkin Galuh Hati berhubungan dengan sesuatu yang berharga di dalam hati, mungkin perempuan yang selalu ada di dalam hati. Otak saya yang koneksinya sering putus-nyambung ini tidak mendapat clue apa pun setelah membaca blurb di sampul belakang, sehingga tetap pada kesimpulan itu.

Perkiraan saya salah karena novel ini jauh dari kesan melow. Novel ini dekat dengan misteri dan thriller. Ada pembunuhan, bunuh diri, percobaan pembunuhan, dan rahasia selama bertahun-tahun.

Dalam novel ini, terselip juga kisah persahabatan Abul dengan Anang, seorang pendulang yang ingin bersekolah. Anang semacam kebalikan dari Abul. Abul ingin mendulang karena malu dengan olok-olok bahwa ayahnya sudah tidak mendulang dan dia sendiri malah bersekolah dan menjaga warung.



Novel ini bermuatan lokal. Dari novel ini, saya mengetahui tentang Cempaka. Selama ini, saya hanya mengetahui penghasil intan adalah Martapura. Intan-intan terbaik dunia berasal dari Cempaka. Dari novel ini, saya juga mengetahui ada anak-anak yang belum mengetahui istilah laptop dan internet. Karena novel ini menggunakan sudut pandang pertama Abul, saya sampai membaca berulang-ulang deskripsi laptop karena saya belum menangkap benda apa yang dimaksud.

Source: Kompas


Keberadaan Gil sepertinya menambah pesan yang ingin disampaikan penulis. Gil, Gilardia Florens, tampak seperti anak dengan keterbelakangan mental secara fisik. Namun, Gil adalah anak yang cerdas dan memiliki attitude baik. Anak normal pun akan kalah dengan Gil.

Sepertinya novel ini paket hemat. Dalam satu novel ada kisah cinta, misteri, persahabatan, mimpi, dan lokalitas. Walaupun dari segi misteri saya sudah bisa memperkirakan apa yang terjadi sejak awal, tapi penulis tetap membuat saya menebak-nebak bagaimana hal itu bisa terjadi. Penulis juga memberikan kejutan-kejutan pada beberapa bagian.

Hal yang tidak saya mengerti adalah Abul melaksanakan ujian sekolah pada bab awal, sebelum alamat Sarah diketahui. Sarah menerima surat Gil pada September. Bukankah ujian sekolah, kalau yang dimaksud ujian semester, biasanya Desember atau Januari? Mungkin ada bagian yang terlewat atau saya lupakan sehingga saya tidak mengerti.

Kenyamanan membaca novel ini agak terganggu dengan banyak typo. Banyak tanda baca yang bolong sehingga menyebabkan rancu. Semoga kalau cetak ulang, hal tersebut bisa diperbaiki.

Dengan paket hematnya, saya tidak bisa menentukan novel ini lebih cocok untuk penggemar romance atau misteri, karena keduanya bisa. Yang pasti, kalau ingin melihat wujud lain Indonesia, novel ini bisa menjadi pilihan.

Rating:


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar