Rabu, 21 Mei 2014

Wishful Wednesday [18]


 

Pagi terbangun dalam keadaan flu. Hiksu. Setidaknya hari ini hari Rabu, bisa mengharapkan sesuatu terkait buku. 

Sebetulnya postingan ini saya buat minggu lalu, tapi karena koneksi error ketika mau dipublish, jadi masih menjadi draft. Kebetulan minggu lalu juga Kak Astrid absen dari WW.

 
Harapan saya kali ini berhubungan dengan event baca bareng bulan ini, yaitu Khatulistiwa Literary Award 2013.


Dimas Suryo, Nugroho, Tjai, dan Risjaf tak bisa pulang ke Indonesia setelah peristiwa September 1965. Perjalanan ke Santiago yang hanya direncanakan sebagai kunjungan, tak disangka akan menahan mereka untuk pulang. Keadaan politik di Indonesia sedang sangat tidak stabil. Jika mereka berempat pulang, dikhawatirkan mereka akan ikut 'diciduk'.

Keempat sahabat ini bersepakat untuk tinggal di Paris, sementara mencari cara untuk pulang. Dimas Suryo menikah dengan Viviene Deveraux. Dimas menikmati kehidupannya bersama Viviene. Meski begitu, selalu ada rindu di hati Dimas untuk pulang. Untuk melihat seperti apa Indonesia. Untuk mencium aroma cengkih di negerinya sendiri. Sedikit mengobati kerinduan Dimas akan tanah air, ia dan ketiga sahabatnya mendirikan sebuah restoran: Tanah Air. Sebuah bukti bahwa mereka tidak akan melupakan Indonesia, sejauh apapun mereka berada.

Lintang Utara, sebuah nama yang sangat Indonesia tersemat dalam diri gadis ini. Dia adalah putri dari Dimas Suryo dan Viviene. Berbulan-bulan tidak bicara dengan sang ayah, Lintang harus menurunkan egonya untuk bertemu dengan Dimas. Setelah berkonsultasi dengan dosennya, Lintang mendapat tugas akhir untuk membuat film dokumenter tentang Indonesia. Lebih tepatnya lagi, film tentang G-30S/PKI. Indonesia. Sebuah nama yang sering ia dengar. Sebuah nama yang menjadi sebagian dirinya. Sebuah nama yang terasa begitu akrab, sekaligus begitu asing. Oleh karena itu, sebagai langkah pertama, Lintang menemui ayahnya yang tahu lebih banyak tentang Indonesia.

Pertemuan Lintang dengan sang ayah ternyata membuat gadis ini akhirnya terbang ke Indonesia. Terbang dengan membawa banyak nama. Dia juga membawa banyak pesan dari Dimas, dan ketiga sahabatnya. Dimas, Nugroho, Tjai, dan Risjaf menitipkan rindu mereka akan tanah air lewat Lintang. Setelah begitu banyak tanda tanya, akhirnya Lintang menapakkan kaki di Indonesia. Begitu banyak rindu yang harus ia sampaikan. Lintang bertemu dengan nama-nama yang sering sekali ia dengar di Paris sana. Juga, bertemu dengan Segara Alam. (http://berceritabuku.blogspot.com/2013/07/review-pulang.html)


Saya pengen buku ini karena penasaran seperti apa buku pemenang Khatulistiwa Literary Award, tapi lagi bokek. Harus nombok jualan hampir tiap minggu *curcol*. Kalau Kamis ini ada yang butuh paket katering untuk makan siang sekitar 30 box, daerah Bogor, bisa hubungi saya *loh, malah promosi :P *.

Share WW-mu, yaaa
  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku/benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post Books To Share). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =) 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar