Jumat, 30 Mei 2014

Pank Ponk Pika-Pika Vol. 2 - Haruko Tachiiri







Judul buku: Pank Ponk Pika-Pika Vol. 2

Penulis: Haruko Tachiiri
Penerjemah: Nining
Penerbit: Elex Media Komputindo
Cetakan: ke-1, 2013
Jumlah halaman: 102
ISBN: 9786020228181 / 9786020228570
 
Bony tak menyangka kalau kelinci bernama Pank ternyata lebih besar dari perkiraannya. Tanpa diduga Pank yang hanya tertarik dengan wortel akhirnya merasakan cinta pertama. Meski badan Pank gemuk dia ingin tampil menarik dengan celemek pemberian Bony. Meski sering bertengkar dan Pank ternyata tak bisa dipisahkan.

 (Sinopsis di sampul belakang. Sepertinya kurang banyak tanda koma)


 * * *

Mengelilingi bagian komik, senang sekali saya menemukan komik ini. Komik ini tidak menjadi bagian masa kecil saya karena sepertinya sewaktu saya kecil, komik ini sudah tidak ada. Saya
 mengetahui komik ini dari sebuah blog, yang mengatakan harga satu set komik ini sekarang mencapai tujuh digit rupiah. Walaupun tidak terlalu mirip versi awal karena versi yang cetak ulang ini dalam format Pika-pika, komik ini mengobati rasa penasaran saya.

Mungkin karena berbeda format dengan versi yang sekarang harganya jutaan, saya agak kurang mengerti kenapa Pank Ponk bisa mencapai harga setinggi itu. 

Dari isi, komik ini menyerupai Hai, Miiko! Riweuh (bahasa Indonesia-nya apa?). 

Pank dan Bony sama-sama hiperaktif dan ekspresif. Mereka juga sama-sama jahil dan mudah dibodohi. Sifat mereka yang seperti itulah yang membuat saya tidak bisa tidak merasakan euforia ketika membaca komik ini. 

Ketika lembar pertama, saya menemukan tulisan ini:

Judulnya membuat saya mengira tulisan di atas dibuat oleh Elex, atau terjemahan Elex yang memang sesuai dengan keadaan komik versi terjemahan. Poin 1-3, membuat saya berpikir bahwa bukankah semua komik tanpa label sama? Komik tanpa label biasanya mudah dimengerti oleh anak SD, bahkan TK. Mulai dari label R (Remaja), barulah isi komik dan gambarnya kadang membingungkan. Lalu, poin 3, saya pikir huruf dalam komik ini berukuran lebih besar dari biasa. Ternyata pada kalimat kedua barulah saya mengerti.

Untuk buku bergenre humor, seperti yang pada poin 1, komik ini mudah dimengerti. Bagi orang yang kadang sering kurang paham humor seperti saya, komik ini dapat membuat saya tersenyum. Gambar-gambarnya lah yang membuat komik ini menggemaskan. Pank yang bertubuh besar, cubit-able ketika menangis atau dijahili Bony. 

Bagi yang sering kesulitan membaca komik karena bingung harus membaca dari mana ke mana, komik ini dapat menjadi awal yang baik. Komik ini disertai nomor adegan sehingga membacanya hanya perlu mengurutkan nomor.

Komik ini dibagi menjadi empat bagian, Edisi Musim Semi, Musim Panas, Musim Gugur, dan Musim Dingin. Setiap musim berisi beberapa cerita, yang sesuai dengan musim. 

Contohnya, musim semi yang identik dengan jatuh cinta. Pank jatuh cinta pada kelinci tetangga yang selalu duduk di dekat jendela. Pank mengirimkan surat cinta dan dibalas! Karena tulisan kelinci itu berbeda dari kelinci biasanya, Pank mengira kelinci itu berasal dari luar negeri, tetapi ternyata . . .

Berbeda dengan tiga musim lainnya, cerita pada Edisi Musim Dingin lebih terkesan manis. Ini mungkin karena musim dingin identik dengan berbagi kasih sayang, seperti saat Hari Natal dan Hari Valentine.

Sayangnya, ini pertama kalinya saya membaca komik anak yang menampilkan hal yang menurut saya sadis jika dilakukan anak kecil. Seperti memukuli Pank karena kesal atau menggantung Pank pada bagian tangan dan menggelitikinya. Efek "tidak apa-apa" setelah hal tersebut dilakukanlah yang menurut saya sadis.

Tentang Penulis
Haruko Tachiiri lahir pada 7 May 1949 di Meguro, Tokyo, Jepang. Pada tahun 1979, beliau mendapat Excellence Prize dari Japanese Cartoonists' Association untuk karyanya Picola-Picola. Panku Ponk mendapat penghargaan dalam Shogakukan Manga Award untuk kategori manga anak. Karyanya yang lain adalah Ojamakura yang pertama kali terbit pada 1988.

 Rating:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar