Rabu, 22 Januari 2014

The Marriage Roller Coaster - Nurilla Iryani

- Up, Down, and . . . Stop? -

Judul buku: The Marriage Roller Coaster
Penulis: Nurilla Iryani
Penerbit: Stiletto Book
Cetakan: ke-1, Desember 2013
Jumlah halaman:206
ISBN: 9796027572225

Saya bingung bagaimana menjelaskan novel ini.
Jadi, ceritanya begini:
Audi dan Rafa sudah menikah selama kurang lebih setahun. Tapi, sebagai pasangan yang sama-sama sibuk bekerja, ditambah Rafa yang hobi lembur sampai lewat tengah malam, komunikasi mereka bisa dibilang datar. Belum lagi, mood mereka yang gampang rusak. Audi yang mudah menangis dan selalu merasa kesepian di rumah, Rafa yang jauh dari kata romantis dan workholic. Lalu, ditambah kehadiran Yoga, mantan pacar Audi. Perfect, right? Sempurna untuk hancur. 
"I love you, Raf. I love so much. I don't even know why I'm still in love with you. But, I don't wanna live with someone who makes me feel like I'm the most insignificant person in the world. Aku pengin ngerasa dicintai, pengin ngerasa dibutuhkan. I need it. I'm desperate for it." - Audi to Rafa
 * * *
Seperti judulnya, novel ini benar-benar memberikan efek roller coaster. Baru sebentar naik, tahu-tahu turun, naik lagi, turun lagi. Saya bahkan merasa belum lama membuka novel ini, tanpa sadar sudah menutupnya lagi.

Style penulis dinamis dan mudah dicerna, dan tidak dipaksa dibuat-buat berindah-indah. Dari covernya juga sudah terlihat novel ini dinamis. Poin tambahan yang membuat saya nyaman membacanya, novel ini bersih dari kesalahan-kesalahan teknis, semacam kesalahan pengetikan.

Saya benar-benar bingung bagaimana menulis review ini karena rasanya jleb banget, tapi saya berharap kaum urban, kaum workholic, dan semua yang masih satu Ordo, membaca novel ini. Anyway, saya bilang "jleb" bukan karena pernikahan saya seperti roller coaster juga. No, I 100% single and still have status as Mahasiswi. Tapi, walau roller coaster saya masih lempeng, saya baru menyadari bahwa kadang satu-satunya fungsi rumah yang masih saya gunakan adalah tempat beristirahat alias tidur. Yaaah, 11-12 sama Rafa lah.
"I need you. You just don't know. Kamu pikir aku dapet kekuatan dari mana untuk kerja keras? You give me strength, Di. Aku nggak bohong saat aku bilang aku kerja demi kamu. I wanna be a successful man for you. Supaya kamu bangga. Dan ya, supaya kita bisa punya banyak uang dan kamu bisa beli apa pun yang kamu mau." - Rafa to Audi

 Novel ini menggambarkan bagaimana seseorang memprioritaskan sesuatu dalam hidupnya dan hal apa saja yang harus ada dalam suatu keluarga dan rumah tangga. Saya bilang keluarga dan rumah tangga, bukan bermaksud memboroskan kata, tapi keluarga itu pasti rumah tangga, sedangkan rumah tangga belum tentu keluarga, karena keluarga itu ikatannya, rumah tangga itu semacam organisasinya (kenapa jadi bawa-bawa pelajaran kuliah?).

Jadi, kesimpulannya novel ini adalah bacaan ringan, tapi cukup bermakna bagi pembaca, terutama kaum urban. Novel ini sepertinya memang ditujukan untuk pembaca dari kaum yang (merasa) kesibukannya menyaingi presiden, dengan sepercik amanat bagi mereka yang ragu (tapi mau) untuk segera menikah. Dan, jelas dari judulnya bahwa novel ini bukan novel remaja, melainkan dewasa muda.

Rating:
 


 


1 komentar:

  1. suka deh pendapatnya tentang "Saya bilang keluarga dan rumah tangga, bukan bermaksud memboroskan kata, tapi keluarga itu pasti rumah tangga, sedangkan rumah tangga belum tentu keluarga, karena keluarga itu ikatannya, rumah tangga itu semacam organisasinya" setuju banget :)
    pengen baca buku ini nih karena suka banget dengan tema pernikahan :D

    BalasHapus