Sabtu, 18 Januari 2014

Pena & Daun Senja - Rach Char



 - Teman yang Berharap -


Judul buku: Pena & Daun Senja
Penulis: Rach Char (Chara Perdana)
Penerbit: NulisBuku
Cetakan: ke-1, 2013
Jumlah halaman:140


Dear Daun Senja,

Kamu adalah bejana waktu yang selalu aku tunggu,

ketika aku menikmati pagi dan teriakanmu yang terlalu dini itu membangunkan lamunanku.
Lalu kita sama sama berangkat, melirik mata binarmu lekat lekat,
Tak ada yang bisa mengalahkan semangatmu, mataharipun tidak.
Aku sampai heran sendiri.
Aku terkesima padamu, sang bejana waktu yang menanggung semua kenangan kenangan semu.
Kita adalah cerita masa lalu yang termaktub, ditulis dengan runut, perlahan-lahan supaya tidak cepat usang,
walaupun kenyatannya tidak demikian.
Temanmu yang mengingat pagi
_pena_

Itu adalah salah satu puisi yang ada dalam buku Pena & Daun Senja. Bukan puisi favorit saya sebetulnya. Puisi favorit saya terlalu panjang untuk diketik ulang. Saya itu malas mengetik dengan lima jari. Hihi.

Buku ini berisi sekitar 120 puisi dan dilengkapi dengan ilustrasi-ilustrasi menyerupai gambar yang dibuat dengan pena atau pensil.

Puisi-puisi dalam buku ini mengisahkan seorang pria yang mencintai sahabat sejak kecilnya, sejak usia mereka 5 tahun. Sayangnya, wanita itu memilih pria lain *maaf kalau spoiler*. Buku ini menceritakan gundah gulana *ga ada pilihan kata lain -_- * si pria dan menuliskannya menjadi puisi dalam surat-surat tak terbalas.



Buku ini cukup memiliki alur cerita, mulai dari kenangan-kenangan masa kecil, remaja, hingga dewasa, dan tentunya ada bagian penutup (sad or happy, baca sendiri). Alasan pemberian nama julukan Pena dan Daun Senja juga disebutkan dalam buku. Tapi, harus bersabar karena Daun Senja baru muncul menjelang ending. Dan, alasannya menurut saya cukup manis karena sebetulnya ketika masih kecil, mungkin beberapa orang pernah mengalaminya, termasuk saya, tapi dilewatkan dan dilupakan begitu saja.

Bagian ending buku ini menurut saya kurang mencapai klimaks karena kurang dibuat konflik lebih lanjut. Mungkin kalau ditambah pengakuan dengan cara yang indah atau adegan romantis, akan lebih bagus.



Hal yang paling saya suka dari buku ini adalah beberapa puisi menggunakan istilah-istilah sains untuk menggambarkan letupan dan kegamangan cinta *bahasamu, Non*.  Saya selalu terkesan dengan suatu teori yang bisa digunakan pada hal lain yang tidak berhubungan dengan teori itu atau juga terapan ilmunya, tapi sepertinya perlu diberi penjelasan tambahan berupa footnote atau glosarium karena tidak semua pembaca mengerti ilmu sains.

Aku dan kamu, hanyalah ilusi optik yang dihitung mundur, lalu menghasilkan bayangan terbalik yang terpantul.



Kekurangan dari buku ini adalah tidak adanya identitas buku yang jelas. Buku ini memang diterbitkan oleh self publisher, tapi mungkin lebih baik ada satu halaman berisi identitas buku, seperti pengarang, penerbit, illustrator, tahun terbit, dsb. Identitas buku memang ada pada halaman terakhir, tapi saya kurang menyadari dan sedikit bingung membacanya karena seperti ini:
Gambarnya terbalik

Adanya prakata juga mungkin akan lebih sehingga pembaca tidak langsung dihadapkan pada puisi di lembar kedua.



Masalah EYD lumayan banyak, terutama kata yang perlu dipisah atau disambung (saya lupa istilahnya). Saya tahu review-review saya juga tidak memerhatikan EYD dan masih sering salah ketik, tapi masalah semacam itu dalam buku cetak rasanya selalu membuat geregetan, terutama jika buku tersebut adalah terbitan penerbit mayor.

Cover buku ini kurang jelas, mungkin resolusi gambar yang kurang besar. Sekilas saya melihat cover ini sewaktu pertama kali membuka buntelan, saya tidak langsung menyadari itu adalah gambar tangan wanita dan pria. Barulah ketika saya foto, gambarnya lebih jelas (sebelum diedit dengan Instagram).

Seteknis apa pun kekurangan suatu hal, bukan hanya buku, saya hobi mengurangi nilai hal itu. Jadi, mohon maaf saya harus mengurangi beberapa bintang. Semoga bisa menjadi perbaikan bagi penulis dan semua yang ikut berkontribusi.

Akhirul kata,
Bagi yang menyukai kalimat-kalimat puitis terkait cinta, bagi yang mencari kalimat-kalimat gombalan, bagi yang ingin menelaah puisi, buku ini bisa masuk wishlist.

Rating:







 



 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar