Senin, 04 November 2013

Ojou! - Andry Setiawan








- Latar Belakang, Tidak Perlu Direvisi -


Judul buku: Ojou!
Penulis: Andry Setiawan
Penerbit: Penerbit Haru
Cetakan: ke-1, Februari 2013
Jumlah halaman: 253


"Aku benci orang-orang seperti mereka," desis Jeong. Lydia tersentak mendengar nada suara itu.

Higuchi Lydia adalah mahasiswi Kwanghan University asal Jepang. Setiap pelajar asing di kampus tersebut, dipasangkan dengan seorang partner dari kelompok Hi5 (organisasi yang membantu pelajar asing beradaptasi dan mengenal budaya dan bahasa Korea). Lydia dipasangkan dengan Jeong, seorang mahasiswa Kedokteran. Lydia dan Jeong melakukan semacam tutorial bahasa setiap minggu. Perasaan Jeong terhadap Lydia mulai berubah, bukan sekadar partner Hi5.

Lydia selalu diikuti pria berjas putih. Orang itu adalah orang suruhan ayahnya untuk mengawasi dan melindungi Lydia. Lydia tidak menyukai hal itu. Lydia harus selalu melapor kepada orang yang dipanggilnya Takeshi itu. Mereka melakukan pertemuan diam-diam dan Lydia melakukan rekaman video dengan ayahnya hanya untuk "memuaskan" sang ayah melihat putrinya baik-baik saja. Lydia sangat benci melakukan hal yang menurutnya konyol. Ketika kekesalannya memuncak, ia menumpahkan amarahnya dan tidak menyadari kehadiran Jeong.

Ketika berbalik, Lydia baru menyadari kehadiran Jeong. Lydia tidak dapat berkutik. Jika Jeong mendengar semua perkataannya, Jeong  akan membencinya. Jeong pernah mengatakan dirinya membenci orang-orang seperti "keluarga" Lydia. 

Benar saja, Jeong menjauhi Lydia. Lydia yang tidak tahu harus berbuat apa, mulai dekat dengan Shin, partner Hi5 Michelle. Michelle adalah sahabat Lydia yang berasal dari Mongolia. Michelle menyukai Shin. Kedekatan Lydia dan Shin membuat Michelle juga menjauhi Lydia walaupun Lydia tidak bermaksud mendekati Shin. 

Masalah Lydia bertambah ketika Takeshi disandera sekelompok berandalan yang pernah berurusan dengan Lydia dan Takeshi. Lydia diminta membawa uang seratus juta won untuk membebaskannya sore itu juga.

"Tapi ada kalanya kita harus melindungi orang yang kita sayangi." Jeong to Lydia.
* * *

Ojou! adalah novel pertama dari pengarang dan penerbit yang saya baca. 
Hal pertama yang membuat saya tertarik dengan buku ini adalah covernya. Gambar anak perempuan berkimono dan stand takoyaki pada cover menurut saya manis, terkesan dinamis, dan menggambarkan sifat remaja. 

Ketika saya membaca sinopsis pada bagian belakang novel, saya mencoba menerka siapa "sosok pria berjas putih". Dan, terkaan saya salah. Identitas sosok itu dan latar belakang Lydia sudah mulai tersirat pada bagian awal.

Inti cerita dari buku ini adalah mengenai latar belakang Lydia. Bagaimana Lydia menyikapi latar belakangnya. Bagaimana masa lalu dapat berpengaruh hingga masa depan. Bagaimana orang-orang dapat menerima atau tidak latar belakang orang lain. Itulah alasan saya memberi judul, tagline, atau apalah itu "Latar Belakang, Tidak Perlu Direvisi" (yang sedang menyusun tugas akhir pasti langsung teringat sesuatu. :P)

Cerita dalam novel ini disajikan dengan cepat. Semua konflik, yang saling berkesinambungan, sudah selesai sebelum saya menyadari saya sudah mencapai bab akhir. Saya menyukai kisah Lydia dan menikmati untuk menyelam lebih jauh mengenai latar belakangnya, tetapi pembawaan novel ini menurut saya terburu-buru.

Semua konflik dan tokoh pada akhirnya berhubungan langsung dengan Lydia, seperti Shin yang tanpa diduga memiliki rahasia tersendiri. 

Cerita dalam novel ini benar-benar tidak membosankan dan sejak bab pertama, tidak ada pikiran untuk men-skip bagian mana pun dalam novel (mungkin juga pengaruh konflik yang banyak dan cepat sehingga membuat pembaca tidak merasa perlu men-skip). Walaupun rahasia Lydia tampak jauh dari kehidupan kita, tapi kehidupan sehari-hari yang diceritakan novel ini terasa sangat dekat, seperti kehidupan mahasiswa pada umumnya: tugas, organisasi, persahabatan. Kehidupan Lydia sebagai mahasiswa digambarkan dengan realistis.

Salah satu kelebihan novel ini adalah pembaca dibuat teraduk-aduk dalam emosi Lydia. Ketika membaca novel ini, saya sempat merasa novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama padahal jelas sekali yang tertulis adalah "Lydia", bukan "aku". Pembaca juga dibuat menyadari perbendaan sifat antartokoh. Sifat dan latar belakang, tentunya. 

Deskripsi para tokoh cukup detail, baik tersirat maupun tersurat. Bahkan, tokoh yang tampak "numpang lewat", seperti Tomo si ketua mahasiswa Jepang dan kekasihnya juga mendapat "jiwa" tersendiri dalam novel ini. Deskripsi latar fiktif juga sangat detail, seperti universitas, Hi5, dan kebiasaan para mahasiswa.

Sayangnya, hal yang kurang mendetail justu budaya Korea dan Jepang. Budaya yang dimunculkan hanya sekilas, paling sering mengenai makanan. Mungkin karena harus "berbagi kebudayaan" dalam satu novel, sehingga kurang terasa dibanding novel ini dan banyak adegan indoor yang tidak perlu memasukkan unsur spesifik budaya. Tapi, setidaknya, tanpa memasukkan banyak unsur budaya, saya masih bisa merasa berada di Korea dan bertambah pengetahuan mengenai makanan Korea dan cara pembuatan takoyaki asli Jepang.
Saya menyukai novel ini. Karena itu, saya hanya memberikan 3. Saya benar-benar mengharapkan cerita yang lebih mendalam mengenai Lydia, dan mungkin Jeong. Jika novel ini lebih mendalam, saya mungkin akan memberi 4 atau 5. Mungkin adegan romance bisa lebih dari sekadar gombalan Jeong. ^^v

Novel ini direkomendasikan untuk remaja dan dewasa muda yang menyukai cerita yang dinamis dan menginginkan cerita yang tidak seputar konflik romance saja.

Rating:
 




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar